Berita

Presiden Iran Hassan Rouhani menilai bahwa pekerjaan rumah Biden saat ini adalah membenahi kesalahan yang dibuat oleh Trump/Net

Dunia

Rouhani: Pekerjaan Rumah Biden Adalah Benahi Kesalahan Trump

MINGGU, 08 NOVEMBER 2020 | 20:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kemenangan Joe Biden dalam pemilu presiden Amerika Serikat menjadi sorotan tersendiri bagi Iran. Presiden Iran Hassan Rouhani menilai, Biden harus menggunakan kesempatan untuk mengkompensasi kesalahan yang dibuat semasa pemerintahan Presiden Donald Trump.

"Kebijakan Trump yang merusak telah ditentang oleh rakyat Amerika. Pemerintah Amerika Serikat berikutnya harus menggunakan kesempatan untuk menebus kesalahan masa lalu," kata Rouhani kepada televisi Iran, seperti dikabarkan ulang Reuters akhir pekan ini (Minggu, 8/11).

Dia menegaskan bahwa Iran sangat menyambut baik hubungan yang saling membangun.


"Iran menyukai interaksi konstruktif dengan dunia," sambungnya.

Diketahui bahwa semasa pemerintahan Trump, hubungan antara Amerika Serikat dan Iran semakin jauh dari kata harmonis. Pasalnya, Trump membawa negeri Paman Sam keluar dari kesepakatan nuklir antara Iran dan kekuatan dunia tahun 2018 lalu. Dia kemudian menerapkan kembali sanksi yang telah melumpuhkan ekonomi Iran.

Sementara itu, pada pemilu Amerika Serikat tahun ini, Biden berjanji bahwa jia dia terpilih sebagai presiden maka dia akan membawa Amerika Serikat bergabung kembali dengan perjanjian nuklir Iran tahun 2015 lalu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya