Berita

Anggota Komisi XI Fraksi Gerindra Kamrussamad/Net

Politik

Politisi Gerindra Ini Ngaku Merasa Kehilangan Bila Sandiaga Loncat Jadi Ketum PPP

MINGGU, 08 NOVEMBER 2020 | 17:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dorongan agar Sandiaga Salahuddin Uno ikut dalam bursa pemilihan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sedikit banyaknya akan berdampak pada psikologis kader Gerindra.

Bahkan politisi Gerindra yang juga sahabat dekat Sandi, Kamrussamad mengaku akan kehilangan bila Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut benar-benar berlabiuh ke partai berlambang Kabah itu.

“Saya pribadi tentu akan merasa kehilangan satu tokoh bangsa yang memiliki kemampuan penerimaan di masyarakat sangat tinggi. Satu figur yang menambah pemilih baru bagi Gerindra,” ucap Kamrussamad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/11).


Oleh karenanya, ia berharap isu yang berembus jelang muktamar PPP tersebut tidak benar-benar dilakukan oleh mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

“Mudah-mudahan itu tidak terjadi,” imbuhnya.

Anggota Komisi XI DPR RI ini mengaku belum bertemu Sandiaga Uno untuk membahas perihal namanya didorong masuk dalam bursa pencalonan caketum PPP.

“Saya belum bertemu secara langsung untuk bicara tentang perkembangan terakhir bagaimana sikap beliau. Karena saya mendapat tugas dari partai untuk mengawal beberapa pilkada di daerah,” tutupnya.

Di sisi lain, Sandiaga sendiri mengaku masih menumpahkan fokusnya terhadap pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya terkait kebangkitan ekonomi.

Namun demikian, ia tak memungkiri bahwa keluarganya memiliki kedekatan dengan PPP.

"Keluarga besar saya sebetulnya juga banyak loyalis-loyalis PPP," ungkap Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya