Berita

Pemukiman warga di Stepanakert hancur akibat serangan pada Sabtu, 7 November 2020/Net

Dunia

Stepanakert Lagi-lagi Jadi Target Serangan Azerbaijan, Kerusakan Parah Terlihat Di Pemukiman Warga

MINGGU, 08 NOVEMBER 2020 | 13:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Stepanakert kembali menjadi target serangan angkatan bersenjata Azerbaijan.

Layanan Darurat wilayah Artsakh atau Nagorno-Karabakh melaporkan, serangan rudal Azerbaijan menghancurkan pemukiman dan fasilitas umum di Stepanakert pada Sabtu (7/11).

"Sirene serangan udara telah diaktifkan di Stepanakert sebanyak tiga kali dalam satu jam terakhir. Sejalan dengan operasi militer, musuh terus menghancurkan permukiman damai dengan rudal jarak jauh," lapor layanan itu, seperti dikutip Armen Press.


"Pihak Azerbaijan menyerang distrik pemukiman dan objek publik. Tidak ada korban jiwa, tapi banyak kerusakan," sambung laporan.

Artak Beglaryan dari Ombudsman Artsakh dalam akun Twitter-nya mengatakan, beberapa wilayah yang hancur akibat serangan Azerbaijan adalah bangunan tempat tingga; dan sekolah musik.

"Banyak komunitas lain juga menjadi sasaran perusakan. Belum ada data korban jiwa," lanjutnya.

Selain Stepanakert, Sushi juga menjadi sasaran dalam serangan pada Sabtu hingga Minggu (8/11).

Menanggapi serangan, Armenia sudah menghancurkan empat tank, 20 kendaraan lapis baja, 11 kendaraan biasa, dan 2 UAV milik Azerbaijan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya