Berita

Perdana Menteri India, Narendra Modi dan Presiden China, Xi Jinping/Net

Dunia

Atas Keputusan Pimpinan, Militer India Dan China Sepakat Bahas Sengketa Perbatasan Di Atas Meja

MINGGU, 08 NOVEMBER 2020 | 12:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India dan China telah sepakat untuk menggunakan dialog guna mempertahankan ketenangan di daerah perbatasan.

Kementerian Pertahanan India pada Minggu (8/11) mengungkap hasil pembicaraan tingkat komandan korps antara India dan China untuk putaran ke-8 yang digelar pada di Chushul pada jumat (6/11).

"Kedua belah pihak memiliki pertukaran pandangan yang jujur, mendalam, dan konstruktif tentang situasi di sepanjang Garis Kontrol Aktual di Sektor Barat wilayah perbatasan India-China," kata kementerian, seperti dikutip Sputnik.


"Kedua belah pihak sepakat untuk sungguh-sungguh melaksanakan konsensus penting yang dicapai oleh para pemimpin kedua negara, memastikan pasukan garis depan mereka untuk menahan diri dan menghindari kesalahpahaman dan kesalahan perhitungan," lanjut mereka.

Kementerian menambahkan, India dan China juga telah sepakat untuk memelihara dialog dan komunikasi melalui saluran militer dan diplomatik, serta memajukan diskusi pada pertemuan tersebut, bukan hanya untuk permasalahan di perbatasan Himalaya.

Keduanya juga dijadwalkan untuk mengadakan putaran pembicaraan lain dalam waktu dekat.

Perselisihan antara India dan China di perbatasan Ladakh, Himalaya dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan.

Pasukan keduanya sempat mengalami bentrokan hebat pada Mei dan Juni yang membuat banyak tentara gugur.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya