Berita

Joe Biden/Net

Dunia

Di Ambang Kemenangan, Di Hari Pertama Berkuasa Joe Biden Langsung Pimpin Perang Melawan Covid-19

SABTU, 07 NOVEMBER 2020 | 13:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Orang-orang berkumpul di New York City di malam ke-4 penghitungan suara. Para pendukung masing-masing kandidat menyerukan yel-yel kemenangan menyemangati pilihan mereka. Hingga Jumat tengah malam, ratusan orang masih berkumpul di jalan-jalan bahkan sempat terjadi bentrok dengan polisi.

Ini adalah pemilihan presiden yang kacau dan genting yang dipenuhi dengan informasi yang salah. Dan, apa pun yang dikatakan Donald Trump, hasil pemilihan presiden masih seimbang, karena penghitungan suara terus berlanjut.

Di Wilmington, Delaware, penantang dari Partai Demokrat Joe Biden berpidato di depan para pendukungnya.


"Saya ingin semua orang, semua orang tahu pada hari pertama kita akan melaksanakan rencana kita untuk mengendalikan virus ini," kata Biden, Jumat (6/11) tengah malam, seperti dikutip dari Deccan Herald, Sabtu (7/11).

Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa ia akan mengalahkan Presiden Donald Trump. Dia berjanji untuk mempersatukan bangsa yang terpecah belah.

Biden dan timnya menunjukkan kepercayaan diri, setelah menyalip Trump dalam penghitungan suara di Pennsylvania dan Georgia Jumat pagi.

"Sudah waktunya kita bersatu sebagai bangsa untuk menyembuhkan," kata Biden.

Dia juga menenangkan pendukungnya dengan mengatakan bahwa penghitungan suara masih berlangsung sehingga semua harus bersabar. Ia mengatakan hal itu sesaat setelah mengetahui bahwa ia memimpin angka suara di beberapa negara bagian utama yang siap membawanya ke tahta Gedung Putih.

"Suara Anda akan dihitung. Saya tidak peduli seberapa keras orang mencoba menghentikannya. Saya tidak akan membiarkan itu terjadi," kata Biden yang disambut tepukan tangan pendukungnya.

Dia mengatakan akan mencoba menjembatani perpecahan partisan negara dan melawan serangan besar pandemi virus corona.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya