Berita

Research Fellow dari Loyola University Chicago, Ratri Istania dalam RMOL World View pada Jumat, 6 November 2020/RMOL

Dunia

Pilpres AS 2020 Jadi Sejarah Yang Menunjukkan Besarnya Pengaruh Kelompok Hispanik

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 21:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) tahun ini memberikan banyak kejutan, khususnya bagi para pakar politik, lembaga think-tank, hingga lembaga polling.

Lantaran berbagai hasil analisis, observasi, hingga jajak pendapat yang dilakukan selama ini cukup berbeda jauh dengan kenyataan ketika Hari Pemilu tiba.

Salah satu perbedaan signifikan yang membuat heran para peneliti adalah dukungan yang diberikan oleh kelompok Hispanik atau Latinx.


Tidak seperti yang diperkirakan sebelumnya, suara dari kelompok Latinx ternyata memberikan pengaruh yang signifikan bagi kedua kandidat, baik Joe Biden dan Donald Trump, di sejumlah negara bagian.

Selain itu, suara kelompok yang kerap dianggap satu kesatuan tersebut ternyata terpecah di antara Biden dan Trump sehingga semakin membuat banyak pihak terheran-heran.

Namun Research Fellow dari Loyola University Chicago, Ratri Istania memberikan jawaban atas alasan melesetnya perkiraan yang dilakukan oleh berbagai penelitian tersebut.

Ratri menjelaskan, kelompok Latinx tidak bersifat monolid, melainkan di dalamnya ada berbagai kelompok kecil lain dengan perspektif yang berbeda-beda ketika melihat kepemimpinan Trump dan Biden.

"Latinx bukan monolid, artinya bukan satu identitas yang 'Ok ini Hispanik, satu saja', tapi ternyata mereka banyak sekali di dalamnya. Antara lain (ada) mereka-mereka yang konservatif, pendukung Trump, dan mereka-mereka yang lebih liberal," terang Ratri dalam RMOL World View bertajuk "Panas Dingin Pemilu AS" pada Jumat malam (6/11).

Menurut Ratri, karakteristik setiap Latinx perlu diperhatikan. Seperti orang Kuba yang berada di Florida.

Ia menuturkan, orang Kuba yang mencari perlindungan di Florida hidup dari satu generasi ke generasi lainnya dan mereka cenderung mendukung Trump.

"Trump adalah sosok yang mereka harapkan dapat melindungi mereka, dan memberikan kesempatan pekerjaan kepada mereka, ketimbang ketika mereka masih berada di negara sosialis atau negara-negara yang sedang dalam konflik di Amerika Latin," lanjutnya.

Di sisi lain, Ratri juga menyoroti adanya kelompok Latinx baru yang meliputi generasi muda. Mereka cenderung lebih liberal karena hanya merasakan apa yang terjadi pada masa kepemimpinan Trump.

"Mereka berpikiran... bahwa selama ini yang terjadi di AS itu mereka terpinggirkan, jadi mereka memilih ke Biden," kata Ratri.

"Nah ini sangat-sangat menarik sekali," imbuhnya.

Selain di Florida, kelompok Latinx lainnya juga terlihat memberikan pengaruh yang besar di Arizona. Di Maricopa County, kata Ratri, ada banyak kelompok Hispanik yang berasal dari kulit coklat.

"Ini sejarah dalam pemilihan presiden di AS. Suara mereka itu ternyata betul-betul besar turn out-nya," tandas Ratri. 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya