Berita

UKW ke 49 PWI Jaya/RMOL

Politik

Pesan Marah Sakti Siregar Ke Peserta UKW PWI Jaya: Jadilah Wartawan Profesional

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 17:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta menggelar uji kompetensi wartawan (UKW) angkatan ke-49 yang berlangsung selama dua hari, 5-6 November 2020, di Sekretariat PWI Jaya, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat.

Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Jaya Tb. Adhi membuka uji kompetensi wartawan angkatan ke-49 tersebut.

Selain itu, beberapa pengurus harian juga turut menghadiri acara pelaksanaan uji kompetensi para pewarta yakni Kesit Budi Handoyo, Naek Pangaribuan, Iqbal Irsyad, Kadirah, dan Ketua DKP Diapari Sibatangkayu.


Tidak seperti pelaksanaan UKW sebelumnya yang bisa diikuti banyak peserta, UKW kali ini diikuti 21 peserta, dari berbagai daerah. Tetapi, saat registrasi hanya 18 peserta yang mendaftar ulang.

Rinciannya, 15 peserta untuk kategori muda, dan tiga kategori madya.

Sebanyak 14 orang dinyatakan kompeten. Yakni, 12 dari kategori muda, dua dari madya.

"Syukur dan terima kasih kami atas waktu dan kesempatan yang diberikan para penguji kepada kami. Terima kasih juga kepada para panitia. Saya dan teman-teman akan terus belajar, sebagaimana disampaikan Pak Djunaidi Tjunti, penguji kami,” ucap Jerry Makmurta, perwakilan peserta kategori muda, asal Medan, Sumut, di lokasi.

Dengan bertambahnya 14 peserta yang lulus dalam UKW Angkatan ke 49 PWI Jaya ini, jumlah keseluruhan peserta kompeten dari PWI tingkat nasional menjadi 12.385 orang.

"Saya dan teman-teman penguji tentunya senang dengan keberhasilan kalian. Selamat! Kami tentu berharap kalian menjadi wartawan berkualitas dan profesionalitas," ungkap penguji senior Marah Sakti Siregar, dalam sambutan penutupan UKW Angkatan ke-49 PWI DKI Jaya ini.

Marah Sakti Siregar yang juga tenaga ahli Dewan Pers itu, meminta 14 peserta yang kompeten dari UKW Angkatan ke 49 PWI Jaya senantiasa mampu menjaga marwahnya sebagai wartawan yang kompeten, berkualitas dan profesionalitas.

"Kalian wajib menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan turunannya, Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA), Pedoman Pemberitaan Media Siber (PPMS), serta undang-undang lainnya," papar Marah Sakti Siregar.

Dari total empat penguji, Marah Sakti Siregar menjadi penguji kategori madya.

Tiga penguji lainnya, untuk kategori muda, yakni Djunaidi Tjunti Agus, Abdul Rahim Lubis, dan Rita Sri Hastuti.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya