Berita

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres/Net

Dunia

Konflik Ethiopia Kian Memanas, Sekjen PBB Beri Seruan Damai

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 15:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menyoroti konflik yang tengah terjadi di Tigray, Ethiopia, di mana pasukan federal mengalami baku tembak dengan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF).

Lebih lanjut, melalui akun Twitter-nya pada Jumat (6/11), Guterres mendesak agar semua pihak untuk meredakan ketegangan.

"Stabilitas Ethiopia penting untuk seluruh wilayah Tanduk Afrika. Saya menyerukan penurunan ketegangan segera dan resolusi damai untuk sengketa tersebut," kata Guterres, seperti dimuat Gulf Today.


Pemerintahan Perdana Menteri Abiy Ahmed saat ini diketahui sedang memobilisasi pasukan dari seluruh negeri dan mengirim mereka ke Tigray, setelah dua hari bentrokan antara pasukan pemerintah dan TPLF.

Dari laporan Reuters, suara tembakan sporadis terdengar dari kota Aburafi, dekat perbatasan Tigray-Amhara, pada Jumat pukul 3 pagi waktu setempat.

Pemerintahan Tigray, yang dipimpin oleh Presiden Debretsion Gebremichael pada Kamis (5/11) mengatakan pihaknya diperlengkapi dengan baik untuk menghadapi serangan dari segala arah.

Pada sore hari, dua jet tempur Ethiopia terbang di atas ibukota Tigray, Mekelle sebagai sesuatu yang digambarkan unjuk kekuatan.

Setelah itu, Ethiopia menutup wilayah udara di atas Tigray untuk semua penerbangan.

Selama beberapa dekade, pasukan pemerintah telah mengalami konflik dengan TPLF. Sejak Abiy dari kelompok etnis Oromi menjabat dua tahun lalu, perseteruan semakin meningkat.

Negara-negara di kawasan bahkan khawatir jika ketegangan dapat mengarah ke perang.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya