Berita

Presiden China, Xi Jinping/Net

Dunia

Xi Jinping Ganti 12 Dutabesarnya Dan Perketat Aturan Imigrasi

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 12:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden China, Xi Jinping mengumumkan pemecatan dan pengangkatan 12 dutabesar dalam satu kali waktu, sebuah keputusan yang jarang dilakukan.

Pada Kamis (5/11), X mengganti 12 dutabesarnya yang bertugas di Pakistan, Sri Lanka, Turki, Ethiopia, Madagaskar, Sao Tome dan Principe, Guinea Bissau, Belarusia, Armenia, Hongaria, Siprus, serta Trinidad dan Tobago.

Keputusan tersebut diketahui hanya berselang beberapa hari setelah ia memimpin sesi pleno kelima Komite Sentral Parta Komunis China (PKC), seperti dilaporkan The Epoct Times.


Selain itu, Xi juga memberlakukan serangkaian aturan imigrasi baru. Misalnya menangguhkan masuknya pelancong dari sejumlah negara, termasuk Inggris, ke China.

Kedutaan Besar China di London pada Rabu (4/11) merilis pemberitahuan mengenai penangguhan masuk sementara ke China oleh warga non-China dari Inggris yang memegang visa atau izin tinggal yang valid karena penyebaran lokal Covid-19.

Dalam pemberitahuan tersebut, pemegang visa asing tersebut ditolak masuk ke China untuk sementara waktu. Namun, pemberitahuan tersebut mengatakan bahwa pemegang visa diplomatik, layanan, kesopanan atau C dibebaskan dari larangan perjalanan sementara.

Selain itu, warga negara asing hanya dapat mengunjungi China untuk keadaan darurat atau kebutuhan khusus. Proses masuknya pun harus mengikuti beberapa langkah, termasuk mengajukan permohonan ke kedutaan China setempat untuk mendapatkan pengecualian.

Pemberitahuan yang sama juga telah dirilis oleh Kedutaan Besar China untuk Filipina, Bangladesh, dan India.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya