Berita

Petahana Presiden AS, Donald Trump/Net

Dunia

Mary Trump Ungkap Kegagalan Pamannya Yang Putus Asa Menyaksikan Penghitungan Suara

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 12:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keponakan Donald Trump, Mary Trump, mengatakan bahwa pamannya itu sedang berada dalam kondisi galau. Ia bahkan menyebut Trump sedang sangat putus asa dan merasa gagal karena prospek suara untuk Biden semakin menyusulnya.

"Kerusakan yang baru saja dia lakukan tidak terhitung," kata Mary kepada MSNBC dalam wawancara Kamis malam, tak lama setelah Trump membuat klaim tak berdasar atas penipuan dalam penghitungan suara. Bahkan Trump telah tergesa-gesa menyatakan kemenangan.

Mary mengatakan bahwa Partai Republik, banyak di antaranya enggan mengkritik presiden secara langsung, hanya bisa memerintahnya.


"Donald belum pernah berada di tempat ini sebelumnya di mana tidak ada orang yang bisa menyelamatkannya," katanya serapa menambahkan bahwa pamannya itu begitu galau dan kesal.

Ada rekor jumlah pemilih dalam pemilu 2020. Biden telah menerima lebih dari 73 juta suara, terbanyak dari semua kandidat dalam sejarah Amerika.

Dengan sekitar 70 juta suara, Trump berada di tempat kedua.

Tetapi Mary Trump mengatakan pamannya akan melihatnya sebagai penolakan langsung terhadapnya karena Partai Republik mendapatkan kursi DPR dan dapat mempertahankan mayoritas Senat mereka.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya