Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Tudingan Trump Atas Adanya Kecurangan Pemilu Dikritik Partainya Sendiri

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 08:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tudingan Presiden Donald Trump atas adanya kecurangan pemilu merupakan hal yang sangat berbahaya, terlebih jika tidak dibarengi dengan bukti.

Begitu yang disampaikan oleh mantan Senator Rick Santorum, seorang anggota Partai Republik dari Pennsylvania dalam sebuah wawancara pada Kamis (5/11).

"Tidak ada pejabat terpilih dari Partai Republik yang akan mendukung pernyataan itu," kata Santorum seperti dikutip CNN.


Menurut Santorum, langkah hukum yang digembar gemborkan oleh Trump menjadi berbahaya karena tidak dibarengi dengan bukti.

"Kami tidak tahu itu sekarang, dan untuk Presiden pergi ke sana dan mengklaim bahwa tanpa bukti apapun itu berbahaya," jelasnya.

Alih-alih, ia menjelaskan, terjadinya lonjakan dukungan Joe Biden di sejumlah wilayah dikarenakan Demokrat yang mendesak mereka untuk memilih melalui surat pos, sementara Republik mendorong para pemilih melakukannya secara langsung.

Hal tersebut hal yang membuat surat suara pendukung Trump lebih cepat dihitung, sedangkan Biden belakangan.

"Kenyataannya adalah, di Pennsylvania, Demokrat memilih melalui surat dan Partai Republik memberikan suara secara langsung dan itu karena Anda meminta mereka untuk melakukannya," tutur dia.

Pada Kamis malam waktu setempat, Trump juga menyampaikan pidatonya di Gedung Putih untuk menggaungkan kembali klaim tersebut.

Trump mengklaim akan menang dengan mudah jika hanya surat suara sah yang dihitung. Ia pun meminta agar surat suara yang datang terlambat untuk tidak dimasukkan dalam proses perhitungan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya