Berita

Presiden Kosovo Hashim Thaci/Net

Dunia

Presiden Kosovo Hashim Thaci Mengundurkan Diri, Langsung Ditahan Pengadilan Den Haag

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 07:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Kosovo Hashim Thaci dilaporkan langsung ditahan di Pengadilan Kosovo di Den Haag, beberapa jam pasca dirinya mengumumkan pengunduran diri secara mendadak untuk menghadapi dakwaan dari pengadilan kejahatan perang pada hari Kamis (5/11) waktu setempat.

Pria 52 tahun itu mengatakan dia akan mundur untuk 'melindungi integritas' kepresidenan setelah pengadilan mengkonfirmasi dakwaan terhadapnya sejak konflik 1990-an dengan Serbia, ketika Thaci menjadi kepala politik tentara pemberontak Kosovo .

"Saya akan bekerja sama erat dengan keadilan. Saya percaya pada kebenaran, rekonsiliasi, dan masa depan negara dan masyarakat kita," katanya pada konferensi pers di ibu kota Pristina, seperti dikutip dari AFP, Jumat (6/11).


Tak lama, pengadilan mengumumkan bahwa Thaci ditangkap dan dipindahkan ke fasilitas penahanan pengadilan di Den Haag, pada Kamis (5/11) malam waktu setempat.

Mantan perdana menteri, yang menjadi presiden sejak 2016 itu, telah lama bersikeras tidak bersalah atas perang yang oleh banyak orang Kosovo dianggap sebagai perjuangan 'adil' untuk kemerdekaan mereka dari penindasan Serbia.

Penduduk mayoritas etnis Albania di Kosovo sangat menderita selama konflik yang merenggut tiga belas ribu nyawa dan berakhir hanya setelah pemboman NATO yang akhirnya memaksa pasukan Serbia mundur dari provinsi itu.

Pejabat militer dan polisi Serbia kemudian dihukum oleh pengadilan internasional atas kejahatan perang.

Tetapi para pemimpin pemberontak Tentara Pembebasan Kosovo (KLA) - banyak di antaranya telah mendominasi politik - juga dituduh melakukan serangan balas dendam terhadap Serbia, Roma, dan rival etnis Albania selama dan setelah perang.

Pada bulan Juni, jaksa penuntut dari Kosovo Specialist Chambers (KSC) yang bermarkas di Den Haag menuduh Thaci dan yang lainnya "bertanggung jawab secara pidana atas hampir 100 pembunuhan" di samping kejahatan lain termasuk penghilangan paksa orang, penganiayaan, dan penyiksaan.

Thaci sendiri tidak mengatakan tentang tuduhan spesifik yang didakwakan kepadanya, saat dia mengumumkan pengunduran dirinya pada Kamis kemarin.

Didirikan dengan dukungan Uni Eropa lima tahun lalu, KSC beroperasi di bawah hukum Kosovo tetapi berbasis di Belanda untuk melindungi para saksi dari intimidasi dalam masyarakat di mana mantan komandan pemberontak sangat berpengaruh.

Jaksa telah dua kali menuduh Thaci mencoba merusak pekerjaan pengadilan.

Di rumah, Thaci bukanlah pahlawan bagi semua.

Bagi para kritikus mengatakan, ia telah menjadi wajah elit politik yang korup dan salah urusnya yerhadap negara tidak banyak membantu orang Kosovo keluar dari kemiskinan yang parah.

Tetapi beberapa orang Albania Kosovo akan mengkritik warisan KLA, dengan suara dari seluruh spektrum politik yang membela perang setelah Thaci pertama kali dituduh.

Dua puluh tahun kemudian, hubungan antara Kosovo dan Serbia masih tegang dan rumit, dengan penolakan Beograd untuk mengakui kemerdekaan yang dideklarasikan Pristina pada 2008.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya