Berita

Klaim kemenangan sepihak yang disampaikan oleh capres petahana Donald Trump dianggap telah melukai kepercayaan publik/Net

Dunia

Klaim Kemenangan Prematur Trump Lukai Kepercayaan Publik Pada Demokrasi

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 20:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Calon presiden petahana Amerika Serikat Donald Trump dinilai sudah membahayakan kepercayaan publik dengan menyampaikan klaim sepihak mengenai kemenangannya, bahkan sebelum perhitungan suara selesai dilakukan.

Begitu kata sebuah tim pengamat internasional dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE). Mereka menyebut bahwa klaim Trump itu tidak berdasar serta merusak kepercayaan publik pada lembaga-lembaga demokrasi.

"Tantangan hukum yang terlambat dan klaim yang tidak memiliki bukti tentang penipuan pemilu menciptakan kebingungan dan kekhawatiran di antara pejabat pemilu dan pemilih," begitu keterangan yang dirilis OSCE seperti dikabarkan CNN (Kamis, 5/11).


Dia juga mengkritik klaim Trump tentang penyimpangan dalam pemungutan suara.

"Tuduhan tak berdasar tentang kekurangan sistematis, terutama oleh presiden yang sedang menjabat, termasuk pada malam pemilihan, merusak kepercayaan publik pada lembaga demokrasi," tambah pernyataan yang sama.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya