Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Survei Indo Barometer: 64,6 Persen Publik Puas Dengan Kerja Jokowi

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 09:05 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mayoritas publik merasa puas dengan kinerja yang diperlihatkan Presiden Joko Widodo. Setidaknya hal itu tercermin dari hasil survei teranyar yang dirilis Indo Barometer.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (5/11), sebanyak 64,6 persen responden merasa puas dengan kerja Presiden Joko Widodo. Sementara yang merasa tidak puas ada sebanyak 33,1 persen. Sisanya atau sebesar 2,3 persen tidak tahu/tidak jawab.

Mayoritas yang merasa puas beralasan bahwa Jokowi memiliki hasil kerja yang nyata (27,1 persen). Sebanyak 20,1 persen merasa Jokowi orang yang merakyat, sedangkan 19 persen lainnya beralasan banyak pembangunan infrastruktur di era Jokowi.


Sementara mereka yang merasa tidak puas beralasan bahwa kebijakan Jokowi menguntungkan pihak tertentu (16,4 persen), banyak pekerja asing (13,4 persen), dan perekonomian Indonesia menurun (13,1 persen).

Survei Nasional ini dilaksanakan pada 10 hingga 17 Oktober 2020. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan 1.200 responden. Margin of error sebesar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya