Berita

Calon Presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden/Net

Dunia

Klaim Berada Di Jalur Kemenangan, Tim Joe Biden: Rencana Trump Bawa Pemilu Ke Mahkamah Agung Akan Gagal

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 01:04 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Manajer kampanye calon presiden Amerika Serikat Joe Biden, Jennifer Dillon mengatakan, pihaknya saat ini sudah berada di jalur 'yang benar' dalam tujuan memenangkan Joe Biden sebagai Presiden terpilih.

Hal ini atas dasar prediksi kemenangan di kuartet negara bagian yang menjadi 'medan pertempuran utama' Biden dengan petahana Donald Trump. Empat negara bagian tersebut yakni, Wisconsin, Nevada, Michigan dan Pennsylvania.

Seperi diberitakan Washington Post, Kamis (5/11), Jennifer Dillon juga mengatakan, rencana Donald Trump yang akan membawa hasil pilpres AS ke Mahkamah Agung AS akan gagal.


Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuding Partai Demokrat telah melakukan kecurangan dalam pilpres. Dia bersumpah akan membawa masalah tersebut ke Mahkamah Agung AS.

"Kita besar, tapi mereka mencoba mencuri pemilu. Kita tidak akan pernah membiarkan mereka melakukannya," kata Trump melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu (3/11) dini hari.

Dia mengisyaratkan, beberapa negara bagian menerima surat suara yang terlambat. "Surat suara tidak dapat diberikan setelah pemungutan suara ditutup," kata Trump.

Menanggapi hal itu, Penasihat senior kampanye Biden, Bob Bauer, mengatakan bahwa upaya Trump untuk merusak demokrasi dengan membawa pemilu ke Mahkamah Agung pasti akan gagal.

"Semua orang tahu apa yang terjadi di sini. Kami sepenuhnya siap untuk itu, karena ini seolah-olah mereka menyerahkan buku pedoman strategis mereka kepada kami dan membacakannya kepada kami dengan lantang," ujar Bob Bauer.

"Kami bekerja keras untuk sangat transparan tentang fakta bahwa kami tidak yakin hasil suara akan berada dalam margin selebar yang kami lihat di nomor pemungutan suara nasional," katanya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya