Berita

Amerika Serikat secara resmi keluar dari Perjanjian Paris/Net

Dunia

AS Resmi Keluar Dari Perjanjian Paris

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 19:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) secara resmi telah keluar dari pakta global untuk menyalamatkan Bumi dari perubahan iklim, Perjanjian Paris.

Pengumuman tersebut muncul pada Rabu (4/11) ketika AS tengah melakukan proses pemilihan presiden (pilpres).

Keluarnya AS dari Perjanjian Paris sebenarnya telah diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada 1 Juni 2017. Ketika itu Trump mengatakan perjanjian tersebut merugikan AS secara ekonomi.


Dimuat BBC lamanya proses tersebut karena aturan kompleks dalam Perjanjian Paris.

Sebelumnya, pada pemerintahan Bill Clinton, AS tidak dapat memperoleh dukungan Senat untuk bergabung dengan Protokol Kyoto. Sehingga pemerintahan Barack Obama yang berusaha mencegah AS keluar dari Perjanjian Paris dengan proses yang lama.

Perjanjian Paris sendiri disepakati oleh 189 negara, selain AS, pada Desember 2015 dan berlaku pada November 2016.

Dalam perjanjian tersebut, setiap negara berkomitmen untuk menjaga kenaikan suhu rata-rata Bumi jauh di bawah 2 derajat Celcius.

AS sendiri adalah penghasil emisi gas terbesar kedua di dunia setelah China sehingga kehadirannya menjadi sangat penting.

Pada beberapa kesempatan, lawan Trump dari Partai Demokrat, Joe Biden berkomitmen untuk mengembalikan AS ke Perjanjian Paris jika terpilih dalam Pilpres.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya