Berita

Presiden Iran, Hassan Rouhani/Net

Dunia

Soal Pilpres AS, Presiden Rouhani: Yang Penting Bukan Presidennya, Tapi Kebijakannya

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 16:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Iran, Hassan Rouhani mengaku tidak peduli dengan hasil pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) yang saat ini dalam perhitungan.

Berbicara dalam rapat kabinet yang disiarkan televisi pada Rabu (4/11), Rouhani mengatakan, siapapun yang menjadi presidennya, AS harus menghormati perjanjian dan hukum internasional.

"Bagi Teheren, kebijakan pemerintahan AS berikutnya yang penting, bukan siapa yang memenangkan pemilihan," ujar Rouhani, seperti dikutip Reuters.


"Kami ingin dihormati, tidak kena sanksi (oleh AS). Tidak peduli siapa yang memenangkan pemilu AS. Bagi kami, kebijakan dan prinsip itu penting," sambungnya.

Sejak AS dipimpin oleh Trump, Washington telah menggalakan kebijakan tekanan maksimum terhadap Iran. Setelah dipilih, Trump bahkan langsung keluar dari kesepakatan nuklir Iran pada 2018.

Sebagai balasan, Iran secara bertahap mengurangi kepatuhan terhadap persyaratan kesepakatan untuk mengembangkan nuklir.

Dalam beberapa kesempatan, lawan Trump dari Partai Demokrat, Joe Biden telah menyatakan komitmennya untuk bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir Iran jika ia terpilih.

Sejauh ini, berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh CNN Projection, Biden masih unggul di depan Trump. Biden memiliki 224 suara elektoral, sementara Trump 213.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya