Berita

Inggris meningkatkan level ancaman teror/Net

Dunia

Usai Serangan Di Prancis Dan Austria, Inggris Tingkatkan Level Ancaman Teror

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 11:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Inggris telah meningkatkan level ancaman terorisme menjadi "parah", setelah serangan yang terjadi di Prancis dan Austria beberapa waktu terakhir.

Menteri Dalam Negeri Priti Patel pada Selasa (3/11) mengumumkan, peningkatan level itu berarti serangan teror dipandang sangat mungkin terjadi di Inggris.

"Ini adalah tindakan pencegahan menyusul kejadian mengerikan yang kami lihat di Prancis pekan lalu, dan peristiwa yang kami lihat di Austria tadi malam," kata Patel dalam pernyataan yang disiarkan di televisi, seperti dikutip Reuters.


Meski begitu, Patel mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dan perubahan tingkat ancaman tidak didasarkan pada ancaman tertentu.

Sebelumnya, level ancaman terorisme di Inggris berada pada "substansial" atau yang berarti ada potensi serangan.

Peningkatan sendiri merupakan hasil penilaian Pusat Analis Terorisme Bersama yang menjadi unit dari badan intelijen domestik MI5 dan terdiri dari perwakilan 16 departemen serta badan pemerintah.

Sehari sebelumnya, serangan teror terjadi di Wina, Austria yang membuat empat orang meninggal dunia, termasuk satu penyerang, dan belasan lainnya terluka.

Sementara itu selama beberapa pekan terakhir, Prancis mengalami dua serangan teror yang meliputi pemenggalan guru di Paris dan Nice.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya