Berita

Kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden/Net

Dunia

Pemungutan Suara Hari Terakhir, Survei: Biden Berpeluang Menang 90 Persen

RABU, 04 NOVEMBER 2020 | 06:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jalan Donald Trump menuju kekuasaan tampaknya lebih sulit daripada saingannya Joe Biden, menurut perkiraan terbaru. Survei terakhir yang diterbitkan FiveThirtyEight  pada Selasa (3/11) bersamaan dengan hampir berakhirnya pemilihan suara di Amerika Serikat, memperkirakan kandidat dari Partai Demokrat Joe Biden memiliki peluang 89,2 persen untuk memenangkan pemilihan presiden.

Sementara petahana Presiden AS Donald Trump masih memiliki peluang 10 persen untuk tetap menduduki jabatan tertinggi di negeri itu, tetapi analis FiveThirtyEight, situs web analisis statistik populer Nate Silver, lebih menyukai peluang Demokrat di semua departemen.

Situs, yang telah membuat prediksi dalam pemilihan sebelumnya, menganalisis hasil pemungutan suara negara bagian dan nasional, bersama dengan faktor-faktor lain, dan telah menjalankan 40 ribu simulasi pemilihan untuk menghitung kemungkinan kemenangan masing-masing pihak.


Demokrat memiliki kesempatan hampir 75 persen untuk mengambil kembali Senat, sementara Dewan Perwakilan Rakyat kemungkinan besar akan tetap di bawah kendali Demokrat, menurut survei.

Secara keseluruhan. Demokrat juga memiliki peluang 72 persen untuk mengendalikan ketiga cabang pemerintahan.

Biden memimpin Trump dengan sekitar lima poin pada rata-rata pemungutan suara, menurut survei, dalam persaingan ketat di Negara Bagian Keystone. Kesenjangan antara kandidat telah mengecil selama seminggu terakhir ini.

Pennsylvania sebagai  swing state telah menyaksikan kunjungan menit-menit terakhir oleh kandidat Partai Republik dan Demokrat yang sedang menjabat, dan  kemungkinan besar akan menentukan sebagian besar hasil akhir dari Electoral College

Pada 2016, kandidat Demokrat Hillary Clinton kehilangan suara di Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin, tiga negara bagian yang sebelumnya telah menunjukkan dukungan lama untuk partainya.

Ini berarti bahwa jika Biden berhasil mempertahankan dukungan di semua negara bagian yang sebelumnya diamankan Hillary Clinton, bersama dengan mengembalikan tiga kerugian ini, ia akan mengamankan 279 suara elektoral, dan akan memperoleh sembilan suara di atas ambang batas 270 yang diperlukan.

Biden telah menghabiskan sekitar 30 persen dari belanja iklannya di tiga negara bagian utama ini sejak Juni, meskipun semua mata akan tertuju pada Pennsylvania untuk perebutan kekuasaan terakhir.

Negara bagian Florida, yang menawarkan 29 suara elektoral, juga menjanjikan persaingan ketat antara keduanya.

"Biden memiliki lebih banyak kesempatan untuk menang dengan jumlah elektoral yang lebih besar daripada Trump," menurut lembaga jajak pendapat dari Partai Republik Glen Bolger, seperti dikutip dari Euronews, Selasa (3/11).

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya