Berita

Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Said Didu/Net

Politik

Said Didu: Keajaiban Dunia Terjadi Di Indonesia, Pemerintah Pusat Jadi Oposisi Pemda DKI

SENIN, 02 NOVEMBER 2020 | 16:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Situasi tidak lazim sedang terjadi di dunia perpolitikan tanah air. Situasi itu oleh deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), M. Said Didu bahkan disebut sebagai keajaiban dunia.

Penyebutan itu disematkan mengingat peristiwa serupa jarang terjadi di belahan dunia lain. Peristiwa yang dimaksud Said Didu adalah pemerintah pusat yang berperan seolah menjadi oposisi bagi Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta.

“Keajaiban dunia sedang terjadi di Indonesia. Pusat jadi oposisi terhadap Pemda,” tuturnya dalam akun Twitter pribadi, Senin (2/11).


Said Didu menjelaskan, jika Pemda DKI bekerja baik selama dipimpin Gubernur Anies Baswedan, maka tidak jarang pejabat pusat dan para pendengung pendukung pemerintah terganggu.

Mereka lalu melancarkan serangan untuk mendowngrade prestasi Anies. Di mana prestasi teranyar Anies Baswedan adalah membawa DKI meraih Sustainable Transport Award (STA) 2021. Kesuksesan itu didapatkan berkat program integrasi antar-moda transportasi publik.

Padahal lazimnya, pusat harus bangga dengan apa yang ditorehkan pemda.

"Kalau DKI makin baik sejak gubernurnya Pak Anies Baswedan, maka pejabat pusat dan buzzeRp merasa terganggu dan istana pun ikut menyerang. Harusnya pusat bangga. Klean masih waras," tegasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya