Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Ujang Komarudin: Masak Iya Mantan Presiden Dituding PKI, Kan Lucu

MINGGU, 01 NOVEMBER 2020 | 10:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kegeraman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri atas tuduhan sekelompok orang yang menyebutnya sebagai kelanjutan Partai Komunis Indonesia (PKI) dinilai cukup beralasan.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin menilai tudingan pada Megawati, Presiden Joko Widodo dan PDIP itu memang tidak benar.

“Tuduhan politis yang belum tentu benar. Dan bisa tak benar tuduhan itu. Masak iya, mantan presidennya dituding PKI. Kan lucu dan aneh,” ucap Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (1/11).

Menurutnya, kelompok yang tidak senang dengan partai banteng memang kerap kali mengungkit kedekatan PDIP dengan dengan Partai Komunis China. Termasuk juga adanya kader-kader banteng yang merupakan keturunan dari kader atau simpatisan PKI.

Hanya saja, Ujang merasa tidak pas jika kemudian hal tersebut dijadikan alasan untuk menjudge PDIP dan Megawati sebagai PKI.

“Saya sih tak sepakat. Saya melihat Megawati seorang nasionalis,” tutupnya.

Populer

Lieus Sungkharisma: Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Mengingatkan Saya pada Gerakan Superiman Tahun 2003

Rabu, 28 Juli 2021 | 09:45

Setelah Mengaku Diperas Bank Syariah, Jusuf Hamka Kini Dikabarkan Menyesal

Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:43

Analisis Joman, Aksi "Jokowi End Game" Diprakarsai Oleh Tiga Kelompok Ini

Sabtu, 24 Juli 2021 | 02:59

Di Bandung, Mahasiswa Mulai Teriak Revolusi

Rabu, 21 Juli 2021 | 19:17

Bang Yos: Makin Banyak yang Divaksin, Makin Banyak yang Terselamatkan

Rabu, 28 Juli 2021 | 16:32

Sambangi Rumah Steven, Komandan Lanud TNI AU Merauke Berikan Seekor Babi dan Beras

Rabu, 28 Juli 2021 | 14:42

Sadar dengan Jebakan Utang China, Pemerintahan Baru Samoa Urungkan Proyek BRI

Jumat, 30 Juli 2021 | 10:01

UPDATE

Duh, Don Adam Ungkap Dugaan Akun Medsos Sri Mulyani Pakai Uang Negara

Sabtu, 31 Juli 2021 | 15:44

Joe Biden: Apa yang Terjadi di Indonesia jika Benar 10 Tahun ke Depan Jakarta Tenggelam?

Sabtu, 31 Juli 2021 | 15:37

Menkeu Berikan Pembebasan Pajak Barang Mewah Lagi, Kini Buat Kapal Pesiar dengan Kepentingan Negara dan Wisata

Sabtu, 31 Juli 2021 | 15:22

Ogah Wajibkan Masker di Sekolah, Gubernur Florida: Itu Pilihan Orangtua

Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:59

Percepat Penyaluran BSU, Kemenaker Bantu Bukakan Rekening untuk Pekerja Penerima Bantuan

Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:54

Cegah Penularan Covid-19, Brisbane Lockdown Cepat

Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:49

Tegas, Biden Janji Tidak Akan Politisir Kerja Intelijen

Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:36

Ketua Komisi X Berharap Gresya/Apriyani Bawa Kado Indah Jelang HUT RI

Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:17

Tegaskan Keputusan Ketua DPR, Komisi IX Fraksi Gerindra: Fasilitas Isoman di Hotel Telah Dibatalkan

Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:16

Puan Warning Kondisi Pandemi RI: Belajar dari Pengalaman, Jangan Terulang Seperti Jawa-Bali Kemarin

Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:58

Selengkapnya