Berita

Politisi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno/Net

Politik

Megawati Geram Isu PKI, PDIP: Mari Berpolitik Secara Beradab, Jangan Lakukan kebohongan Publik

MINGGU, 01 NOVEMBER 2020 | 09:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seluruh lapisan masyarakat diminta untuk tidak melakukan kebohongan kepada publik dalam berpolitik. Khususnya kebohongan mengenai kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang kerap didengungkan untuk menjatuhkan partai tertentu.

Ajakan itu disampaikan politisi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menyusul luapan kekesalan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri karena isu PKI terus didengungkan tanpa ada pembuktian.

Megawati merasa geram lantaran dirinya sebagai presiden kelima dan Joko Widodo sebagai presiden ketujuh RI selalu dituding PKI.


“Mari kita berpolitik secara beradab. Jangan melakukan kebohongan publik dan merusak arah kemajuan peradaban dengan terus menerus mencekoki masyarakat dengan pendangkalan akal pikir,” tegas Hendrawan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (1/11).

Anggota Komisi XI DPR RI  ini meminta agar masyarakat belajar sejarah dengan baik dan benar. Sehingga bisa cerdas menyaring informasi dan bisa terus menjaga persatuan bangsa.

“Mari kita belajar sejarah dengan benar. Pengulangan kebohongan yang terus menerus dilakukan adalah demagogi yang menyesatkan dan membahayakan persatuan bangsa yang sudah dengan susah payah kita perjuangkan dan pelihara,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya