Berita

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Politisi Jerman: Erdogan Mendorong Terorisme Di Eropa Seperti Menuang Minyak Ke Dalam Api

MINGGU, 01 NOVEMBER 2020 | 08:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang politisi Jerman menuding Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan berupaya untuk mempromosikan terorisme Islam di Eropa.

Pakar urusan luar negeri dari oposisi Partai Hijau Jerman, Cem Ozdemir mengatakan diperlukan tindakan untuk menghentikan para ekstremisme Islam.

"Presiden Turki Erdogan terus menerus menuangkan minyak ke atas api, dan berkontribusi pada kekerasan dan terorisme," ujar Ozdemir dalam pernyataannya kepada Deutschland pada Jumat (30/10).


Erdogan sebelumnya diketahui vokal mengkritik Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang membela kebebasan berekspresi atas penerbitan kartun Nabi Muhammad, Islam yang ofensif, setelah pemenggalan kepala seorang guru sejarah Prancis, Samuel Patty.

"Di Jerman, kami perlu menangani organisasi Islam secara berbeda. Organisasi ini harus didirikan sepenuhnya sesuai dengan konstitusi kami dan menjadi independen dari pemerintah asing," terang Ozdemir.

Setelah insiden Patty, pada Kamis (29/10), sedikitnya tiga orang tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan di Baliska Notre Dame, Nice.

Insiden tersebut membuat Macron menaikkan level siaga teror Prancis ke tingkat darurat maksimum secara nasional.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya