Berita

Bunaken/Net

Nusantara

UNESCO Tetapkan Bunaken, Karimunjawa Hingga Merapi Sebagai Cagar Biosfer

SABTU, 31 OKTOBER 2020 | 19:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tiga nominasi cagar biosfer baru yang berasal dari Indonesia resmi ditetapkan dalam pelaksanaan Sidang ke-32 International Coordinating Council (ICC) MAB UNESCO tahun 2020, pada Rabu (28/10).

Cagar Biosfer merupakan kawasan ekosistem yang keberadaannya diakui dunia internasional sebagai bagian dari program Man and Biosphere Badan Pendidikan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-bangsa.

Sidang International Coordinating Council (ICC) MAB UNESCO ini yang sedianya dilaksanakan di Abuja Nigeria dilakukan secara daring oleh Sekretariat MAB UNESCO, Paris, karena terkendala pandemi Covid-19.


Berdasarkan siaran pers Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), sidang tersebut menetapkan 24 Cagar Biosfer lainnya dari berbagai belahan dunia.

Adapun ketiga Cagar Biosfer baru yang ditetapkan di Indonesia mencapai luasan total 2.237.373,26 hektar, yang diantaranya adalah Cagar Biosfer Bunaken Tangkoko Minahasa, (746.412,54 ha), Cagar Biosfer Karimunjawa Jepara Muria (1.236.083,97 ha) dan Cagar Biosfer Merapi Merbabu Menoreh (254.876,75 ha).

“Dengan demikian, kini Indonesia memiliki 19 Cagar Biosfer seluas 29.901.729,259 ha yang menjadi bagian dari World Network of Biosphere Reserves (WNBR),” jelas Direktur Eksekutif Komite Nasional Program MAB Indonesia LIPI, Y. Purwanto.

Lebih lanjut, Purwanto menjelaskan, dari total luas kawasan Cagar Biosfer yang dimiliki Indonesia tersebut, ada luas kawasan konservasi yang menjadi core area atau area inti Cagar Biosfer yang mencapai 5.261.133,42 ha atau sekitar 20 persen dari total luas kawasan Cagar Biosfer yang ada.

Lebih lanjut, Purwanto menilai penambahan tiga cagar biosfer baru tersebut merupakan prestasi Indonesia yang dimotori oleh Komite Nasional MAB UNESCO Indonesia.

Namun, prestasi tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari dukungan LIPI, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang menjadi tempat Cagar Biosfer berada.

Diantaranya, Sulawesi Utara yang khususnya terletak di Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Manando, Kota Bitung dan Kota Tomohon (Cagar Biosfer Bunaken Tangkoko Minahasa).

Selain itu, dia juga mengapresiasi pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Jepara, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Pati (Cagar Biosfer Karimunjawa Jepara Muria), Kabupaten/Kota Kabupaten Klaten, Boyolali, Purworejo, dan Salatiga.

Kemudian, Purwanto juga mengapresiasi Kota Semarang, Kota Magelang dan Kota Salatiga, serta Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya Kabupaten Sleman dan Kulon Progo (Cagar Biosfer Merapi Merbabu Menoreh).

Purwanto menyatakan bahwa konsep Cagar Biosfer itu sendiri telah digagas oleh UNESCO sejak tahun 1971, yang tujuannya adalah untuk mengelola suatu kawasan yang ditujukan untuk mengharmonisasikan kebutuhan konservasi keanekaragaman hayati, sosial dan ekonomi.

"Ini berkelanjutan dan untuk dukungan logistik yang cukup. Di mana kawasan konservasi merupakan core areanya,” demikian Purwanto.

Adapun, hingga saat ini jumlah Cagar Biosfer telah mencapai jumlah 714 yang tersebar di 129 negara di dunia.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya