Berita

Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) melaksanakan penyaluran santunan untuk anak yatim dan disabilitas/Net

Nusantara

GMPI Bagikan Santunan Bagi Anak Yatim Dan Disabilitas Disela Kegiatan Rapimnas

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 21:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) melaksanakan penyaluran santunan untuk anak yatim dan disabilitas. Dalam kegiatan tersebut GMPI membagikan 150 paket makanan dan uang tunai.

Acar santunan bertepatan dengan pembukaan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) GMPI di kantor DPP PPP Jakarta, pada Selasa (27/10).

Ketua Umum PP GMPI Hilman Ismail Metareum mengatakan, pembagian santunan ini menjadi wujud syukur dari kader-kader GMPI dan doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan Muktamar GMPI dan Muktamar PPP.


Disamping itu, kata dia, kegiatan santunan ini sebagai bentuk kepedulian GMPI kepada anak yatim dan disabilitas yang terkena dampak pandemi Covid-19.

"Pandemi Covid-19 telah menyebabkan krisis ekonomi dan kesehatan yang dampaknya tidak terbayangkan sebelumnya. Untuk bisa bangkit dari krisis, dibutuhkan solidaritas sosial," ujar Hilman dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Hilman mengatakan bahwa GMPI merasa terpanggil untuk ikhtiar meringankan dampak pandemi bagi anak-anak yang kurang beruntung tersebut.

"Semula acara ini dirancang hanya mengumpulkan 50 paket saja, tetapi antusiasme dan semangat solidaritas sosial kader-kader muda PPP tersebut berhasil mengumpulkan 150 paket. Selain di DPP PPP paket santunan di bagikan di beberapa wilayah sekitar Jabodetabek," jelasnya.

Dikatakan Hilman, dalam pandangan Islam, harta itu perlu didistribusikan dan tidak boleh terkumpul atau terpusat pada sebagian kelompok, karenanya setiap orang yang memiliki kelebihan harta diwajibkan membayar zakat dan sedekah.

"Dengan adanya pendistribusian harta ini akan mampu menjaga ketahanan ekonomi dan sosial di tengah kondisi pandemi ini," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya