Berita

Ilustrasi

Nusantara

Jelang Masa Pensiun, Anggota Polisi Di Aceh Dapat Pelatihan Pertanian

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 16:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tokoh pertanian Aceh, Muslahuddin Daud, melatih 86 orang anggota polisi yang akan mengakhiri masa tugas.

Mereka diajarkan sejumlah pengetahuan di bidang pertanian, perkebunan, dan kehutanan selama dua hari berturut-turut.

“Dengan begitu, polisi menjadi pionir di tengah masyarakat untuk membimbing masyarakat,” kata Muslahuddin kepada Kantor Berita RMOLAceh, Jumat (30/10).


Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Aceh ini mengatakan, pelatihan ini adalah bagian dari program Kepolisian Daerah Aceh di bidang energi dan sumber daya mineral (ESDM).

Acara ini dilaksanakan di Markas Polda Aceh dan Lamteuba, Aceh Besar.

Dikatakan Muslahuddin, pada hari pertama dilatih di Mapolda Aceh itu khusus mempelajari dan membahas orientasi teoritik dan analisa usaha. Dalam kesempatan itu, dia memaparkan potensi yang bisa dikembangkan pada sektor pertanian, perkebunan dan kehutanan.

Kegiatan dilanjutkan pada sore hari untuk memberikan kesempatan kepada para calon puranawirawan memilih salah satu dari tiga komoditas itu untuk dipraktikkan dalam tugas lapangan. Beberapa peserta, kata Muslahuddin, memilih budidaya cabai dan bawang. Sedangkan untuk buah, mereka memilih alpukat dengan durian.

“Sedangkan di sektor perkebunan, mereka memilih menanam kopi,” kata Muslahuddin.

Muslahuddin mengatakan, saat memasuki masa pensiun, anggota kepolisian ini akan mendapatkan akses fasilitas keuangan oleh Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN). Mereka juga berkesempatan mendapatkan akses kredit usaha rakyat dari BPTN.

"Modalnya tergantung kepada kesiapan masing-masing peserta. Komoditas yang ditanam disesuaikan dengan selera dan lahan yang mereka miliki,” demikian Muslahuddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya