Berita

Qatar Aorways/Net

Dunia

Setelah Australia, Giliran Selandia Baru Kecam Qatar Airways Atas Dugaan Pelecehan Penumpang Wanita

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 08:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kecaman terhadap maskapai Qatar Airways datang setelah Selandia Baru mengungkapkan ada salah satu warganya yang termasuk di antara wanita yang menjalani pemeriksaan invasif di bandara Doha. Mereka menyebut tindakan itu sebagai sebuah insiden mengerikan yang tidak dapat diterima.

"Kami sangat prihatin mengetahui bahwa seorang warga negara Selandia Baru termasuk dalam insiden mengerikan yang melibatkan penumpang wanita di beberapa penerbangan Qatar Airways," kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan Kamis malam waktu setempat, seperti dikutip dari AFP, Jumat (30/10).

"Tindakan ini benar-benar tidak dapat diterima. Kami menyampaikan pandangan kami kepada otoritas Qatar dan sedang mencari laporan lengkap tentang apa yang terjadi," lanjutnya.


Wanita dalam 10 penerbangan keluar dari Doha menjadi sasaran pemeriksaan ketika pihak berwenang di negara Teluk yang dikenal sangat konservatif itu mencari ibu dari bayi yang baru lahir yang ditinggalkan di kamar mandi bandara.

Pernyataan kementerian luar negeri tidak memberikan rincian tentang siapa wanita Selandia Baru yang terlibat, dengan alasan masalah privasi.

Sebelumnya pemerintah Qatar mengatakan pada Rabu, bahwa pihaknya 'menyesali segala kesusahan' atas insiden yang terjadi pada awal Oktober itu, tetapi baru terungkap minggu ini setelah penumpang Australia yang terkena dampak angkat bicara.

Australia sejak itu mengatakan 13 warganya menkadi korban pemeriksaan 'mengerikan'. Sementara itu, Inggris mengatakan pihaknya memberikan dukungan untuk dua wanita dan AFP telah mengetahui seorang wanita Prancis juga terpengaruh.

Dalam kejadian pertamanya, Qatar mengatakan bayi perempuan itu dibungkus plastik dan dibiarkan mati di tempat sampah kamar mandi, mendorong apa yang dikatakan sumber sebagai penguncian bandara.

Sejumlah penumpang wanita kemudian dibawa dari pesawat ke ambulans di landasan tempat mereka menjalani pemeriksaan serviks untuk melihat apakah mereka baru saja melahirkan.

Qatar telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut, yang melibatkan wanita dalam 10 penerbangan, dan sumber mengatakan mereka yang terlibat dapat menghadapi tuntutan pidana.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya