Berita

Polisi Prancis berjaga di dpean gereja temoat penyerangan terjadi/Net

Dunia

Paus Fransiskus Berdoa Untuk Korban Serangan Di Nice: Semoga Rakyat Prancis Yang Tercinta Dapat Bereaksi Dengan Kebaikan

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 05:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Paus Fransiskus menyatakan kesedihan dan keprihatinannya terhadap teror yang kembali terjadi di Prancis. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Vatikan, Paus Fransiskus berdoa untuk para korban serangan pisau mematikan di Nice, yang terjadi pada Kamis (29/10).

"Terorisme dan kekerasan tidak pernah bisa diterima," bunyi pernyataan itu. "Serangan hari ini (Kamis) telah menabur kematian sebagai tempat cinta dan penghiburan."

CNN menulis, Paus yang dikabarkan soal penikaman itu mengatakan dia berada dekat dengan komunitas Katolik yang berduka.


"Semoga rakyat Prancis yang tercinta dapat bereaksi terhadap kejahatan dengan kebaikan," kata pernyataan itu, mengutip doa Paus untuk Prancis.

Hanya dalam waktu 13 hari setelah pembantaian seorang guru sejarah bernama Samuel Paty, penyerangan mengerikan kembali terjadi. Tiga orang tewas pada Kamis di Notre Dame Basilica di kota Nice Prancis dalam apa yang tampaknya merupakan serangan teror.

Walikota Christian Estrosi mengatakan serangan pada Kamis mengarah pada serangan teroris.

"Saya berada di lokasi bersama polisi yang menangkap penyerang. Semuanya mengarah pada serangan teroris," cuit Estrosi pada akun Twitternya.

Salah satu korban dibantai dengan cara yang digambarkan walikota sebagai pemenggalan kepala, menurut CNN.  Korban kedua, seorang pria, ditikam hingga tewas. Korban ketiga, seorang wanita, diserang di dalam gereja. Dia meninggal setelah mencoba melarikan diri ke kafe terdekat.

Polisi melepaskan tembakan kepada tersangka yang kemudian tersungkur dan ditahan.

Prancis kembali berduka. Namun, Dewan Uskup Prancis menyatakan bahwa umat ??Katolik di seluruh Prancis "menolak untuk menyerah pada ketakutan" setelah serangan pisau itu.

“Terorisme ini bertujuan untuk menimbulkan kecemasan dalam masyarakat kita," kata Dewan Uskup. "Ada kebutuhan mendesak untuk menghentikan gangren ini dan untuk mendapatkan kembali persaudaraan esensial yang akan membuat kita berdiri di depan ancaman ini."

Dewan Uskup mengatakan lonceng gereja berbunyi di seluruh negeri pada pukul 3 sore waktu setempat (10 pagi ET) untuk menghormati para korban.

Tidak hanya Prancis yang berduka, para pemimpin dunia turut menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam. Mereka menanggapi peristiwa serangan teror di Nice itu dan menjanjikan solidaritas.

Presiden Parlemen Eropa, David Sassoli, mengatakan di Twitter bahwa dia sangat terkejut dengan kabar itu.

"Sangat terkejut dan sedih dengan berita tentang serangan mengerikan di Nice. Rasa sakit ini dirasakan oleh kita semua di Eropa," cuitnya, seperti dikutip Just The News, Kamis (29/10).

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez juga men-tweet simpati dan solidaritasnya yang dalam terhadap korban serangan itu.

"Kami bersatu dalam menghadapi teror dan kebencian," cuitnya.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte juga men-tweet belasungkawa dalam bahasa Italia dan Prancis, mengakhiri pesannya dengan mengatakan "Kita bersatu!"

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya