Berita

Rumah Lawan Covid-19/RMOLBanten

Nusantara

Beri Motivasi Pasien, Perwira TNI Ini Dijadikan 'Lurah' Selama Karantina Di RLC

KAMIS, 29 OKTOBER 2020 | 22:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perwira pertama berpangkat Kapten yang berdinas di Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan (Arhanudri) 1/Kostrad, Arlani D.A dinyatakan negatif dari Covid-19, setelah sepekan menjalani karantina di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangsel.

Arlani yang menjabat sebagai pejabat perwira Seksi (Pasi) Personalia Yon Arhanudri 1/Kostrad, menceritakan dirinya pertama kali memiliki gejala Covid-19 usai pulang bertugas dari Pontianak.

"Setelah pulang ada gejala demam dan kami dirawat di Daan Mogot, kemudian ada satu yang ciri khas Covid-19 hilang penciuman, akhirnya kami di swab dan hasilnya positif," terang Arlani dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (29/10).


Mendapati hasil positif, Arlani langsung menuju Rumah Lawan Covid-19 untuk menjalani masa karantina dalam tahap penyembuhan.

Sepekan di Rumah Lawan Covid-19, Arlani sebagai perwira di TNI langsung mendapat sambutan dari penghuni lainnya dan diangkat sebagai 'Lurah' yang berperan untuk memotivasi pasien Covid-19.

"Jadi kita di dalam itu ada namanya Pak Lurah. Itu ibaratnya yang kita anggap dituakan di Rumah Lawan Covid-19 ini. Kita memberi motivasi kepada rekan-rekan, karena mungkin pada saat rekan-rekan terpapar masuk dan stress itu harus kita bangkitkan motivasi dia dan dia harus semangat lagi biar imun yang ada di dirinya bisa naik lagi dan sehat," jelasnya.

"Motivasi pertama saya menunjukan semangat walau apapun yang terjadi, pagi siang dan malam saya tetap semangat sepeti berolahraga dan lainnya. Sehingga  rekan-rekan yang sudah loyo kita sampaikan, kita harus tetap semangat, kita sendiri tak boleh stress dan kita akan sehat," tambah Arlani.

Sementara itu, diketahui sejak April hingga Oktober, Rumah Lawan Covid-19 Tangsel telah merawat 745 orang. Dimana, 679 lainnya dinyatakan negatif Covid-19 dan diperbolehkan pulang.

Sedangkan, hingga saat ini Rumah Lawan Covid-19 masih merawat 59 pasien.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya