Berita

Militer Iran dikerahkan ke barat laut, perbatasannya dengan Armenia dan Azerbaijan/Net

Dunia

Terusik Konflik Armnia-Azerbaijan, Iran Kerahkan Militer Ke Perbatasan

KAMIS, 29 OKTOBER 2020 | 08:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran mengerahkan militer ke wilayah barat laut sebagai respons pertahanan atas konflik yang berkecamuk di Nagorno-Karbakh antara Armenia dan Azerbaijan.

Dilaporkan IRNA, Komandan Angkatan Darat, Brigadir Jenderal Ali Hajilou mengumumkan, beberapa unit Brimob Penyerang 321 akan dikerahkan ke perbatasan barat laut Iran.

Sementara itu, Panglima Militer Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi dalam laporan TV pemerintah pada Selasa (27/10) mengungkap pihaknya telah meningkatkan pertahanan udara di perbatasannya dengan Armenia dan Azerbaijan itu.


"Kedamaian rakyat sangat penting bagi kami," kata Mousavi.

"Menghormati integritas teritorial negara-negara dan melindungi perbatasan resmi internasional adalah di antara prinsip-prinsip kami yang pasti, dan kami tidak akan mentolerir setiap perubahan di dalamnya," sambung dia.

Mousavi mengatakan, tindakan itu bertujuan untuk menjaga keamanan perbatasan Iran.

Sebelumnya, Senin (26/10), Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengerahkan pasukan ke provinsi dekat perbatasannya dengan Azerbaijan.

Sejak pertempuran sengit antara Amenia dan Azerbaijan meletus pada 27 September, Iran ikut dibuat khawatir. Terbaru, perbatasan Iran ikut terkena penembakan yang dilakukan oleh Armenia dan pelanggaran wilayah udara oleh pesawat nirawak Azerbaijan.

Selain itu, Mousavi memperingatkan, pasukan musuh juga berupaya mencoba memanfaatkan kerusuhan yang terjadi di perbatasan untuk menyusup ke Iran.

"Teroris Takfiri, ISIS, dan Zionis adalah elemen yang dibenci di seluruh dunia, dan kehadiran mereka di mana-mana menyebabkan kebencian dan ketidakamanan," kata Mousavi.

Ia menegaskan, kelompok-kelompok itu akan menjadi sasaran tanpa memperhatikan orang lain yang ditempatkan di sekitar mereka.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya