Berita

Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti/Net

Politik

Survei: Susi Pudjiastuti Dan Rizal Ramli Dipercaya Publik Gantikan Menteri Yang Kena Reshuffle

RABU, 28 OKTOBER 2020 | 19:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Survei IPO : Susi Pudjiastuti dan Rizal Ramli Dipercaya Publik Menggantikan Menteri Yang Kena Reshuffle

Ada beberapa nama yang dinilai publik layak duduk di kursi kementerian pada Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.

Dalam survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO) terkait tokoh yang diharapkan menjadi menteri saat terjadi reshuffle, muncul beberapa nama familiar.

Sebut saja mantan Menteri KKP, Susi Pudjiastuti yang mendapatkan suara 40,1 persen, kemudian Arief Yahya sebanyak 35,7 persen, Dahlan Iskan 32,3 persen. Selain itu, Ignatius Jonan sebanyak 26,6 persen, Sandiaga Salahuddin Uno 23,9 persen, dan Rizal Ramli 20,2 persen.

“Ada Bu Susi Pudjiastuti tokoh yang diharapkan untuk kembali masuk, lanjut, Pak Arif Yahya, Rizal Ramli. Termasuk juga Haidar Nasir,” kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah saat memaparkan survei Kinerja Kementerian/Lembaga, Peluang Reshuffle Kabinet dan Potensi Capres 2024 yang disampaikan secara virtual, Rabu (28/10).

Selain nama di atas, ada juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang dipilih responden 18,5 persen, Said Aqil Siradj sebanyak 17,6 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 16,1 persen, Nasaruddin Umar 14,7 persen, Ahmad Heryawan 14,3 persen, Muhammad Zainul Majdi 9,0 persen.

Selanjutnya, Archandra Tahar 7,3 persen, Gatot Nurmantyo 5,1 persen, terakhir Hanif Dhakiri 1,9 persen.

“Ada nama yang jarang sekali di-mention untuk isu-isu reshuffle yang memperoleh respon di bawah 1%, di antaranya Muhaimin Iskandar, Zulkifli Hasan, Muhammad Hanafi Rais, juga masuk kemudian Yenny Wahid, dan Fahri Hamzah,” katanya.

“Ini pertama kalinya Fahri Hamzah di-mention untuk menggantikan menteri. Mungkin karena beliau sudah tidak lagi di DPR dan ada Grace Natalie di bawah,” tandasnya.

Survei dilakukan menggunakan metode purposive sampling terhadap 170 orang pemuka pendapat yang berasal dari peneliti universitas, lembaga penelitian mandiri, dan asosiasi ilmuwan sosial/perguruan tinggi.

Sementara survei terhadap massa pemilih nasional dilakukan dengan metode multistage random sampling terhadap 1.200 responden di seluruh wilayah proporsional Indonesia dengan margin of error 2,9 % dan tingkat kepercayaan 95 %. Periode survei 12-23 Oktober 2020.

Populer

Joko Widodo Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang

Sabtu, 08 Mei 2021 | 07:06

Ajakan Presiden Jokowi Makan Babi Saat Lebaran, ICMI: Tidak Punya Empati!

Sabtu, 08 Mei 2021 | 13:17

Respons Insiden Babi Panggang Ambawang, Prof Yusril: Tidak Terjadi Kalau Mensesneg Memahami Tugasnya

Jumat, 14 Mei 2021 | 22:12

Soal Jokowi Dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno

Sabtu, 08 Mei 2021 | 11:55

Soal Otak Sungsang, Nusron Wahid Ajak Ali Ngabalin Dan Busyro Muqoddas Saling Bermaafan

Sabtu, 15 Mei 2021 | 14:47

Balas Pesan Megawati, Said Didu: Tuhan Tidak Bersama 'Peternak' Koruptor

Kamis, 13 Mei 2021 | 22:43

Sejarawan: Israel Lebih Kuat Dari Palestina, Berhentilah Berperan Sebagai Korban

Sabtu, 15 Mei 2021 | 06:47

UPDATE

Pernyataan Bambang Pacul Tanda PDIP Tidak Ingin Ganjar, Tapi Puan Maharani

Minggu, 16 Mei 2021 | 12:32

Cari Dukungan Untuk Palestina, Retno Marsudi Kontak Sejumlah Menlu

Minggu, 16 Mei 2021 | 12:24

Puan Maharani Desak PBB Redakan Ketegangan Dan Bantu Warga Palestina

Minggu, 16 Mei 2021 | 11:58

Temuan Mayat Covid-19 Di Sungai Gangga Kian Meresahkan, Pemerintah India Beri Dana Kremasi Bagi Keluarga Miskin

Minggu, 16 Mei 2021 | 11:57

Demi Rebut Kemenangan Di Tahun 2024, Airlangga Ajak Kader Golkar Dukung Program Pemulihan Ekonomi Bangsa

Minggu, 16 Mei 2021 | 11:47

Serangan Israel Blokir Akses Jalan Ke RS Gaza, Korban Terus Berguguran

Minggu, 16 Mei 2021 | 11:38

Menuju 7 Tahun Pemerintahan Jokowi Dan Serangkaian Kebijakannya, Mengapa Gagal?

Minggu, 16 Mei 2021 | 11:28

'Wisata Vaksin', Para Pelancong Berbondong-bondong Ke AS Demi Dapat Suntikan

Minggu, 16 Mei 2021 | 11:24

Buntut Kasus Alat Tes Corona Bekas, Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostik

Minggu, 16 Mei 2021 | 10:58

Warga Israel Tuntut Pemerintah Segera Sepakati Gencatan Senjata Dengan Hamas

Minggu, 16 Mei 2021 | 10:49

Selengkapnya