Berita

Kadispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, meminta maaf langsung kepada Yaidah terkait pengurusan akta kematian anaknya/Istimewa

Nusantara

Anak Buahnya Lakukan Kesalahan, Kadispendukcapil Surabaya Minta Maaf Kepada Yaidah

RABU, 28 OKTOBER 2020 | 11:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus kesalahan informasi yang diberikan pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya telah mencoreng nama Pemkot Surabaya.

Enggan berlama-lama, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadispendukcapil) Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, segera mendatangi Yaidah yang jadi korba salah informasi untuk meminta maaf.

Yaidah adalah warga Surabaya yang harus mengurus akta kematian anaknya hingga ke kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta.


Hal ini terjadi lantaran anak buah Agus Imam Sonhaji memberikan penjelasan yang salah kepada Yaidah.

Untuk itu, Imam Sonhaji didampingi jajarannya mendatangi rumah Yaidah di Perumahan Lembah Harapan, Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya untuk meminta maaf.

Kedatangan Agus Imam Sonhaji beserta jajarannya itu juga ditemui suami Yaidah, Sutarman.

Dalam pertemuan tersebut, Agus Imam langsung menjelaskan maksud kedatangannya ke rumah Yaidah.

Ia ingin mendengarkan secara langsung penjelasan dan kronologi kejadian yang harus dialami Yaidah.

Akhirnya, Yaidah menjelaskan kronologinya dari awal hingga akhir, termasuk ketika mengurus akta kematian anaknya itu ke Jakarta.

Setelah mendengar kronologi kejadian itu, Agus Imam pun menjelaskan bahwa sebenarnya proses permohonan akta kematian itu bisa diselesaikan di Dispendukcapil Surabaya, tak harus ke Jakarta.

Oleh karena itu, ia langsung meminta maaf atas nama pribadi dan mewakili Dispendukcapil Surabaya sekaligus mewakili Pemkot Surabaya.

Begitu mendengar permintaan maaf yang disampaikan langsung oleh Agus Imam Sonhaji, Yaidah pun terlihat lega dan legawa. Ia pun memaafkan jajaran Dispendukcapil Surabaya.

“Iya saya maafkan Pak,” kata Yaidah dalam keterangan resmi yang diterima Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (27/10).

Yaidah pun sempat menyampaikan saran dan masukan kepada Agus Imam Sonhaji supaya ke depan pelayanan di Dispendukcapil lebih baik sehingga tidak merepotkan warga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya