Berita

Subrahmanyam Jaishankar Lakukan pertemuan virtual dengan Nasser Bourita/Net

Dunia

Hubungan India-Maroko Makin Kuat, Tandatangani Perjanjian Pertahanan Dan Budaya

RABU, 28 OKTOBER 2020 | 06:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

India dan Maroko sepakat meningkatkan hubungan bilateral dan memperluas kemitraan strategis antar dua negara dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang kerja sama pertahanan.

MoU tersebut diputuskan pekan lalu ketika Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar mengadakan pertemuan online dengan Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita.

Kedua petinggi negara itu membahas isu-isu yang menjadi kepentingan bersama termasuk hubungan politik dan ekonomi serta sepakat untuk mempercepat penandatanganan MoU kerjasama pertahanan dan program Pertukaran Budaya, seperti dikutip dari Eurotimes, Selasa (27/10).


Mereka juga merencanakan acara bilateral di masa depan, termasuk sesi ketujuh dari Joint Coorperation Commission dan sesi kelima Konsultasi Politik Bilateral.

Hubungan antara New Delhi dan Rabat telah berkembang selama bertahun-tahun setelah kunjungan Raja Maroko Mohammed VI ke India pada lima tahun lalu, di mana ia bertemu Perdana Menteri Narendra Modi.

Setelah kunjungan kerajaan, beberapa perjanjian dan kunjungan menteri bilateral terjadi, menghasilkan lebih dari 40 perjanjian dan MoU.

Bourita mengambil kesempatan untuk mengundang investor India agar memanfaatkan peluang di Maroko dan mempromosikan transfer pengetahuan teknologi.

Maroko World News  melaporkan bahwa dalam bidang pariwisata kedua menteri sepakat untuk mempertimbangkan sistem visa elektronik, sebagai penyederhanakan prosedur bagi pengunjung dari dan ke kedua negara.
Tantangan dalam menangani pandemi Covid-19 juga dibahas. Jaishankar berterima kasih kepada Bourita atas dukungan Rabat untuk pemulangan warga negara India yang terdampar di Maroko di tengah penangguhan penerbangan internasional setelah pandemi.

Bourita juga menyampaikan apresiasi pemerintahnya atas keputusan New Delhi yang memungkinkan ekspor obat secara komersial, seperti dikutip dari Memo.
Pencapaian Maroko dan pendekatannya untuk memerangi ekstremisme kekerasan dan  terorisme  di dalam perbatasannya dan kedekatannya dengan negara-negara seperti Libya menjadi perhatian khusus India karena berusaha meningkatkan strategi anti-terornya sendiri.

Menteri Kehakiman Maroko Mohamed Auajjar pernah mengatakan kepada Economic Times  bahwa Maroko memiliki sekolah anti-terorisme yang mapan, yang diakui secara global.

"Kami memiliki kerjasama kontra-teror termasuk pengaturan hukum bilateral dengan negara-negara besar untuk memerangi teror. Mengingat perluasan hubungan dengan India dan kepentingan bersama, kami memutuskan untuk menandatangani perjanjian ini dengan Delhi, membawa kemitraan kontra-teror kami ke tingkat berikutnya," katanya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya