Berita

Sandiaga Uno/Net

Politik

Sandiaga Uno: Program STSP Diharapkan Bisa Ciptakan Lapangan Kerja

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 23:55 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Program Seribu Teknopreneur Sejuta Pekerjaan (STSP) yang diinisiasi INOTEK Foundation berkolaborasi dengan Orbit Future Academy.

Lewat kerjasama tersebut, keduanya akan menghadirkan budi daya ayam dengan pendekatan teknologi terpadu di level terbawah masyarakat.

Sehingga, tidak hanya membangun kewirausahaan kolaboratif, tetapi juga revitalisasi ekonomi imbas pandemi virus corona (Covid-19).


Hal tersebut diungkapkan oleh Sandiaga Uno dalam penandatanganan nota kesepahaman antara INOTEK Foundation dan Orbit Future Academy secara online.

Menurutnya, kerjasama tersebut dapat menjadi langkah kecil dalam pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan pekerjaan dan berkontribusi kepada pemulihan ekonomi nasional.

Selain itu, lanjut Sandi, dapat membantu menumbuh kembangkan startup melalui kerja sama dengan mentor ahli industri dan spesialis teknologi.

"Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan dengan menggunakan keahlian masa depan di level akar rumput," ungkap Sandi, Selasa (27/10).

Apalagi, kata Sandi, lewat nota kesepahaman yang bertajuk 'Satu Juta Ayam' itu akan melibatkan pengusaha di daerah mulai dari hulu ke hilir.

Mereka akan diberikan pelatihan, pendampingan hingga pendanaan, sehingga ketahanan pangan nasional dalam bentuk peternakan ayam diyakini Sandi dapat tercapai.

"Seribu teknopreneur, sejuta lapangan kerja. Lewat teknologi dan jaringan teknopreneur, saya yakin kita bisa capai itu semua," ungkap Sandi.

Penandatanganan nota kesepahaman secara virtual ini disaksikan oleh sekitar 56 orang yang berasal dari kalangan pemerintah, pengusaha, teknopreneur dan lainnya.

Turut hadir Eko Putro Adiyanto selaku Staf Khusus Menteri Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Nasiona Bidang Pendanaan dan Investasi, Nada Darmiyanti selaku Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Kemenristek serta Fachry Thaib selaku Ketua Komite Kadin Timur Tengah.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya