Berita

Tangkapan gambar dari video yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Armenia/Repro

Dunia

Armenia Rilis Video Bukti Pelanggaran Gencatan Senjata Oleh Azerbaijan

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 20:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah video dirilis oleh Kementerian Pertahanan Armenia menggugurkan klaim Azerbaijan yang menolak melakukan serangan di Nagorno-Karabakh.

Dalam video berdurasi 21 detik yang dirilis oleh jurubicara Kementerian Pertahanan Armenia, Shushan Stepanyan dalam akun Facebook-nya itu terlihat asap mengepul di perbatasan.

"Gambar Azerbaijan menargetkan perbatasan Republik Armenia, sementara pihak Azerbaijan dengan tegas membantahnya," ujar Stepanyan dalam keterangan video yang dikutip oleh Armen Press pada Selasa (27/10) itu.


Sebelumnya Armenia dan Azerbaijan telah menyepakati gencatan senjata untuk ketiga kalinya. Kesepakatan yang ditengahi oleh Amerika Serikat (AS) di Washington itu berlaku pada Senin (26/10) pukul 8 pagi waktu setempat.

Namun menurut keterangan Stepanyan, 45 menit setelah diberlakukan, Azerbaijan meluncurkan serangan artileri ke Nagorno-Karabakh.

"Sangat melanggar perjanjian gencatan senjata yang dicapai di AS, mulai dari pukul 8.45 pagi hari ini angkatan bersenjata Azerbaijan melepaskan tembakan artileri ke posisi Tentara Pertahanan Artsakh di arah timur laut," kata Stepanyan dalam sebuah pernyataan.

Sebelum gencatan senjata yang ditengahi oleh AS, Armenia dan Azerbaijan juga sudah mencapai dua gencatan senjata kemanusiaan yang difasilitasi oleh Rusia. Namun keduanya berakhir gagal.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya