Berita

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini bersama jajarannya menyapu hingga mengumpulkan batu-batuan/RMOLJatim

Nusantara

Antisipasi Demo Di Surabaya, Risma Bersih-bersih Kerikil Jalanan

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 09:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah upaya dilakukan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, dalam mengantisipasi kericuhan dalam unjuk rasa (unras) yang berlangsung pada terjadi hari ini, Selasa (27/10).

Salah satunya adalah dengan membersihkan bebatuan di sepanjang Jalan Pahlawan-Tembaan hingga Kramat Gantung Surabaya.

Ini dilakukan agar demonstrasi yang berlangsung hari ini tidak sampai terjadi lempar batu yang bisa berujung dengan tindakan anarkis.


Berbekal karung, keranjang rotan, dan sapu, Risma bersama jajarannya mengumpulkan bebatuan yang ada di pinggir jalan, mulai dari kerikil hingga batu besar.

"Ini menjadi penting dilakukan Bu Risma untuk mengantisipasi aksi demo besok (hari ini, red). Tujuannya yakni supaya tidak terjadi (aksi) lempar batu," jelas Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, dikutip Kantor Berita RMOLJatim di lokasi, Senin (26/10).

Pada saat itu, lanjut Febri, Walikota Risma juga meminta jajarannya untuk menata barier di depan pintu masuk Tugu Pahlawan.

Selain itu pula, Risma juga meminta petugas Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memasang lampu sorot di beberapa titik lokasi trotoar.

"Sedikitnya ada tambahan tiga lampu sorot di lokasi yang dipasang supaya lebih terang," ujarnya.

Bahkan, untuk mengoptimalkan antisipasi itu, selama tiga jam berada di lokasi Risma menurunkan seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Mulai dari satgas PU Bina Marga, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Satpol PP, Linmas serta Dishub.

"Jumlah satgas yang kita kerahkan sekitar 100 orang. Kita benar-benar berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga Surabaya," ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya, Anna Fajriatin menambahkan, jumlah batu-batuan yang terkumpul sejak sore tadi sebanyak 1,5 dump truk.

Bahkan, kerja bakti bersih-bersih batu juga dilakukan di sepanjang Jalan Kemayoran hingga ke arah Pasar Turi.

“Hasilnya dua dump truk,” kata Anna.

Anna berharap kepada kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasinya agar dapat menjaga ketertiban serta tidak merusak fasilitas kota.

“Kami berharap masyarakat sama-sama menjaga kota ini,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya