Berita

Ilustrasi tenaga kesehatan penanganan Covid-19/Net

Kesehatan

Dokter Yang Gugur Bertambah Jadi 141 Orang, Paling Banyak Di Jawa Timur

SENIN, 26 OKTOBER 2020 | 09:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pandemi Covid-19 kembali merenggut nyawa para dokter dan tenaga kesehatan lainnya yang berjibaku di garda terdepan penanganan.

Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) kembali menginformasikan jumlah dokter dan tenaga medis yang wafat saat bertugas menangani pasien berdasarkan data per 25 Oktober 2020.

Selama satu semester penyebaran Covid-19 di Indonesia, PB IDI mencatat jumlah dokter yang meninggal mencapai 141 orang. Angka ini meningkat jika dibandingkan data 15 Oktober lalu yang mencatat 136 dokter wafat.


Jika dirinci, para dokter yang wafat karena terinfeksi Covid-19 tersebut terdiri dari 75 dokter umum (5 guru besar), dan 64 dokter spesialis (5 guru besar), serta 2 residen yang berasal dari 18 IDI wilayah provinsi) dan 66 IDI cabang kota/kabupaten.

Adapun berdasarkan data per provinsi, jumlah dokter yang wafat paling banyak ada di Jawa Timur, yaitu sebanyak 35 dokter. Disusul Sumatera Utara 23 dokter, DKI Jakarta 20 dokter, Jawa Barat 11 dokter, dan Jawa Tengah 10 dokter.

Kemudian, untuk angka kematian dokter di rentang 5 hingga 10 orang berada di Sulawesi Selatan sebanyak 6 dokter dan Bali 5 dokter.

Sementara untuk yang di bawah 5 orang ada di Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Aceh, dan Riau 4 dokter. Kemudian Kalimantan Timur dan Banten 3 dokter. Kepulauan Riau, Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Utara 2 dokter. Serta Papua Barat 1 dokter.

Namun berdasarkan jenis kelamin, dokter yang paling banyak meninggal karena terinfeksi Covid-19 adalah laki-laki, yaitu mencapai 85 persen atau sebanyak 120 orang.

Sementara dokter perempuan sebanyak 15 persen dari total jumlah dokter yang wafat, atau sebanyak 21 orang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya