Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Waketum PPP: Sandiaga Terganjal AD/ART, Kalau Jabatan Selain Ketum Terbuka

MINGGU, 25 OKTOBER 2020 | 19:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Nama Sandiaga Salahuddin Uno mencuat dalam bursa pencalonan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan digelar pada Muktamar PPP Desember 2020 mendatang.

Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara menyampaikan, peluang Sandi sebagai Ketum PPP akan terganjal AD/ART partai berlambang Kabah tersebut. Namun, Sandi berpeluang mendapatkan posisi strategis dalam tubuh PPP.

“Iya (bisa selain Ketum). Karena, secara organisasi aturan AD/ART yang ada saat ini membatasi calon ketua umum harus pernah menjadi pengurus harian minimal satu periode atau 5 tahun,” ucap Amir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/10).


Sandiaga sendiri diketahui merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Posisi yang bukan merupakan kader PPP tersebut akan makin menyulitkan Sandi menjadi ketum dirasa sangat sulit.

“Kalau sesuai aturan yang ada saat ini, beliau belum pernah menjadi pengurus harian, tapi untuk jabatan-jabatan yang lain sangat terbuka,” tambahnya.

Ketua Fraksi PPP DPR RI ini mengakui banyak kader PPP yang mengusulkan sejumlah nama. Selain Sandiaga, ada nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Gus Ipul.

“Iya, memang ada aspirasi-aspirasi dari daerah yang mendorong beberapa tokoh untuk bergabung,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya