Berita

Percakapan di whatsap grup yang diduga dari Kadisdikbud Tangsel membantu petahana di Pilkada Tangsel/Repro

Politik

Kadisdikbud Tangsel Diduga Sebarkan Poster Petahana Via Medsos

SENIN, 19 OKTOBER 2020 | 10:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dugaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangsel berpihak kepada salah satu pasangan calon di Pilkada Kota Tangsel kembali muncul.

Belum beres masalah chat "SARA" yang menerpa Lurah Benda Baru, Saidun, kini muncul WhatsApp cari muka (carmuk) yang diduga dilakukan seorang kepala dinas.

Ulah ini menambah panjang daftar ASN ikut campur dalam Pilkada meski sudah dilarang untuk dukung mendukung. ASN hanya punya hak suara tapi haram untuk menyatakan dukungan secara terbuka.


Dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN tegas disebutkan bahwa setiap ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun. Fakta di lapangan banyak ASN melanggar, termasuk salah satunya di Kota Tangsel

Pesan dan potongan gambar kembali bereredar di aplikasi WhatsApp. Dugaan WhatsApp grup itu datang dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Taryono, yang menyebarkan kalender, visi dan misi, serta banner milik pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tangsel nomor urut 3, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan.

Bahkan, potongan gambar tersebut telah viral di media sosial dan berbagai grup Facebook.

Dalam whatsapp tersebut juga Taryono, meneruskan pesan yang bertuliskan, "Mohon izin arahan ibu jika membutuhkan bisa tgl cetak."

Sebagai informasi, calon Walikota Tangsel nomor urut 3, Benyamin Davnie merupakan petahana. Benyamin sudah dua periode menjadi Wakil Walikota Tangsel mendampingi Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany.

Pada Pilkada Tangsel 2020, Benyamin mencalonkan diri sebagai Walikota Tangsel berpasangan dengan Pilar Saga Ichsan yang merupakan anak petahana Bupati Serang, Ratu Tatu Chosiyah, sekaligus keponakan Airin.

Hingga berita ini diturunkan, Kantor Berita RMOLBanten mencoba menghubungi Taryono, tapi yang bersangkutan belum kunjung menjawab pesan melalui aplikasi WhatsApp.

Sementara, saat coba ditelepon, nomor Taryono sedang tidak aktif.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya