Berita

Luis Arce diprediksi akan mampu lolos putaran pertama pemilu presiden Bolivia/Net

Dunia

Bolivia Gelar Pemilu Presiden, 'Perpanjangan Tangan' Evo Morales Diprediksi Unggul

MINGGU, 18 OKTOBER 2020 | 22:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Bolivia menggunakan hak suaranya dalam pemilihan umum presiden yang digelar pada akhir pekan ini (Minggu, 18/10). Pemilu tersebut disambut antusias oleh mayoritas warga Bolivia yang menaruh harapan besar agar pemilu bisa memulihkan stabilitas negara.

Kandidat terdepan dalam pilpres Bolivia adalah Luis Arce. Dia merupakan sosok yang memperjuangkan kembali kebijakan sosialis dan pro-pribumi dari mantan Presiden Evo Morales, dan Carlos Mesa, seorang sentris yang menjabat sebagai presiden pada awal 2000an.

Jajak pendapat terakhir menunjukkan Arce unggul, tetapi tampaknya suara yang dipeorleh tidak cukup kuat untuk menghindari putaran kedua yang akan terjadi pada akhir November.


"Pemungutan suara ditetapkan menjadi yang paling penting sejak Bolivia kembali ke demokrasi pada 1982," kata analis politik di Bolivia, Carlos Valverde, seperti dikabarkan Reuters.

Meski begitu, pemilu kali ini sempat diwarnai oleh kekhawatiran setelah otoritas pemilu Bolivia pada menit-menit terakhir sebelum pemilu memutuskan untuk tidak tidak merilis hasil awal pemilu yang seharusnya diumumkan pada Minggu malam (18/10).

Kini tidak jelas kapan hasil resmi pertama sekarang akan dirilis. Meski begitu, sejumlah perusahaan swasta tetap melakukan exit poll.

Sementara itu, Arce sendiri mengaku yakin bahwa dia akan bisa unggul dalam pemilu kali ini. Kepada media lokal, Arce mengatakan bahwa satu-satunya cara saingannya bisa menang adalah melalui penipuan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya