Berita

Jacinda Ardern mempertimbangkan kemungkinan koalisi/Net

Dunia

Meski Menang Telak Di Pemilu, Jacinda Ardern Pertimbangkan Kemungkinan Koalisi

MINGGU, 18 OKTOBER 2020 | 22:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berhasil melanggengkan kekuasannya setelah mendapatkan kemenangan telak dalam pemilihan umum bersejarah akhir pekan ini.

Berdasarkan hasil pemilu yang digelar di neara tersebut (Sabtu, 17/10), Partai Buruh di mana Ardern bernaung, memenangkan 64 dari 120 kursi di parlemen Selandia Baru.

Meski dengan perolehan tersebut, Partai Buruh akan bisa memerintah sendiri, namun Ardern mengaku bahwa dia masih mempertimbangkan kemungkinan untuk membentuk pemerintahan koalisi.


Pada Minggu (18/10), Ardern mengatakan bahwa dia membutuhkan waktu dua hingga tiga minggu untuk secara resmi membentuk pemerintahan, setelah pembicaraan dengan mitra koalisi potensial.

The Guardian mengabarkan, Ardern akan melakukan kontak dengan banyak kandidat Partai Buruh, termasuk mantan guru musik dan pemimpin gereja di Hamilton, seorang bidan di Christchurch, dan orang tua asuh serta advokat pemuda di New Plymouth.

Sementara itu, wakil pemimpin Partai Hijau James Shaw dan Marama Davidson telah mengonfirmasi bahwa mereka telah berbicara dengan Ardern. Partai itu memenangkan 10 kursi di parlemen, dua lebih banyak dari pemilihan sebelumnya, dan berharap diundang untuk bergabung dengan pemerintahan Ardern selanjutnya.

Kemenangan Ardern banyak disambut pemimpin negara di dunia. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson membuat cuitan di Twitter bahwa dia menantikan untuk bekerja dengannya dalam masalah perubahan iklim.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengatakan bahwa dia berharap dapat bekerja dengan Ardern untuk memerangi perubahan iklim, memberdayakan wanita dan anak perempuan di seluruh dunia, dan memastikan distribusi vaksin yang adil.

Bukan hanya pemimpin negara, ucapan selamat juga datang dari pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama. Dia mengirimkan kata-kata pujian dan ucapan selamat yang hangat.

"Saya mengagumi keberanian, kebijaksanaan, dan kepemimpinan (Jacinda Ardern), serta ketenangan, kasih sayang, dan rasa hormat kepada orang lain, yang telah dia tunjukkan di masa-masa sulit ini," ujarnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya