Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Rahmat Muhajirin, menemui warga Gedangan, Sidoarjo, untuk memberi pencerahan soal UU Cipta Kerja/RMOLJatim

Politik

Bertemu Warga Sidoarjo, Anggota Komisi III DPR Beri Pencerahan Soal UU Cipta Kerja

KAMIS, 15 OKTOBER 2020 | 08:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masa reses DPR RI dimanfaatkan oleh politikus Gerindra, Rahmat Muhajirin, untuk bertemu dengan para pemilihnya di wilayah Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (14/10).

Puluhan peserta hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan di salah satu rumah warga itu. Aturan protokol kesehatan yang ketat juga diterapkan dalam kegiatan yang sangat ganyeng tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Rahmat Muhajirin yang merupakan anggota Komisi III DPR RI memberikan pencerahan terkait omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja. UU tersebut telah disahkan oleh DPR bersama pemerintah pada 5 Oktober lalu.


Menurut politikus asal Candi itu, sebelum UU Cipta Kerja disahkan, telah ditelaah dan teliti dengan cermat. Contohnya, Fraksi Gerindra yang meneliti pasal demi pasal, klaster demi klaster, untuk kepentingan nasional dan rakyat.

“Kami sudah paling keras untuk menyaring, menelusuri, dan mengurangi, pasal-pasal yang tidak pro rakyat,” ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Anggota DPR RI dari dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) itu juga mengimbau kepada masyarakat untuk menyalurkan aspirasi dengan tepat. Jika tidak setuju dengan undang-undang tersebut bisa ditempuh melalui jalur yang sesuai dan tidak dilakukan dengan aksi anarkis.

“Bisa mengajukan keberatan ke MK (Mahkamah Konstitusi). Itu jalur yang sesuai dengan undang-undang,” pesannya.

Dia berharap, UU Cipta Kerja juga bisa mendorong pulihnya perekonomian di masa pandemi Covid-19. Masyarakat juga diharapkan tetap mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran penyakit menular itu.

“Jika perekonomian meningkat kesejahteraan masyarakat akan terangkat,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya