Berita

Ilustrasi/Net

Sepak Bola

Klarifikasi Kritikan Dari FIFPro, AFC: Kesejahteraan Pemain Prioritas Utama

RABU, 14 OKTOBER 2020 | 14:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kesejahteraan pemain adalah hal yang utama.  Konfederasi sepak bola Asia (AFC) mengatakan, sejauh ini mereka telah berusaha memberikan dukungan untuk para pemain termasuk melindungi mereka dari virus corona.

Pernyataan itu datang setelah muncul kecaman dari serikat pemain global yang menuding bahwa mereka lambat memberikan dukungan yang cukup selama pandemi.

Sekretaris Jenderal FIFPro Jonas Baer-Hoffmann pada pekan lalu mengatakan keterlibatan AFC sangat kurang, menambahkan bahwa masalah kesejahteraan pemain dapat mengancam kemajuan Asia dalam olahraga.


"Konfederasi sepak bola Asia menempatkan kesejahteraan para pemain dan semua pemangku kepentingan kami, sebagai prioritas utama kami selama pandemi," ujar AFC dalam keterangannya, seperti dikutip dari AFP, Rabu (14/10).

"AFC memberikan dukungan untuk klub dan liga melalui asosiasi anggota dan asosiasi regional," tambah pernyataan itu.

"Kompetisi kami adalah yang pertama ditunda di dunia dan itu untuk melindungi kesehatan semua orang yang terlibat dalam pertandingan itu."

Baer-Hoffmann juga menyoroti masalah yang dihadapi para pemain di Indonesia dengan menyinggung gaji para pemain yang dipangkas hingga tiga perempat tanpa penjelasan. Keputusan sepihak itu menyebabkan para pemain jatuh dalam 'kesulitan yang cukup berat'.

"Kami ingin melihat konfederasi (AFC) terlibat dalam beberapa situasi negatif yang sangat drastis di tingkat domestik," kata Baer-Hoffmann kepada AFP.

Baer-Hoffmann menambahkan perlu adanya standar tertentu ketika mengambil keputusan maupun ketika mengeluarkan kebijakan untuk para pemain.

Seperti banyak badan olahraga lainnya, AFC mengalami kesulitan yang parah dalam menjalankan kompetisi tahun ini. Liga Champions yang ditangguhkan--Liga Champions AFC dilanjutkan dalam 'gelembung' bio-secure di Qatar-- piala AFC tingkat kedua pun telah dibatalkan, dilanjut dengan kualifikasi Piala Dunia yang ditunda.

Badan yang bermarkas di Kuala Lumpur itu mengatakan pihaknya juga mengambil bagian dalam diskusi FIFA yang mengarah pada persetujuan hingga  1,5 miliar dolar AS dalam bentuk hibah dan pinjaman untuk asosiasi sepak bola nasional di seluruh dunia.

FIFPro, yang berkantor pusat di Belanda, saat ini mewakili puluhan ribu pesepakbola di seluruh dunia melalui 65 asosiasi pemain nasional, termasuk delapan di Asia-Pasifik.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya