Berita

Penggunaan alat Afias-6/Net

Kesehatan

Afias-6 Diyakini Mampu Mendeteksi Lebih Cepat Pasien Covid-19

SENIN, 12 OKTOBER 2020 | 08:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ada dua cara untuk mengetahui seseorang positif terjangkit virus corona baru atau Covid-19. Keduanya adalah dengan menggunakan pemeriksaan swab test PCR dan pemeriksaan kuantitatif antibodi.

Berdasarkan pengalaman dr. Amira Farahnaz, dip. AAAM, yang telah pergi ke sejumlah rumah sakit di berbagai daerah untuk menangani Covid-19, sejumlah riset tentang Covid-19 berkesimpulan bahwa alat bernama Afias-6 buatan Korea Selatan memiliki tingkat akurasi yang lebih baik dalam mendeteksi antibodi, yaitu di atas 95 persen.

Caranya, pasien cukup diambil sampel darah kemudian dilanjutkan dengan olah mesin Afias-6. Apabila angka di kertas print out menunjukkan kurang dari 1,1 maka Afias-6 akan membaca negatif. Artinya tidak ada virus yang melekat di tubuh orang tersebut.


“Namun apabila Afias-6 membaca lebih dari 1,1 maka, orang tersebut sudah terpapar virus corona,” terang Amira kepada wartawan, Senin (12/10).

Amira melanjutkan bahwa sebetulnya Afias-6 adalah alat pintar yang dapat menghitung atau membaca kadar gula dalam darah, kolesterol, asam urat dan sebagainya. Namun dengan menggunakan cartride khusus, alat ini mampu membaca terpapar atau tidaknya seseorang akan Covid-19.

Jika dibandingkan dengan rapid tes jenis lain, Afias-6 diyakini mampu mendeteksi dengan cepat dan akurat. Setidaknya hanya dibutuhkan waktu kurang lebih 20 menit saja.

“Saat ini baru sekitar 70 hingga 80 instansi saja yang menggunakan alat ini. Salah satunya Group Marbella Indonesia dan Amira Aesthetic Clinic,” terangnya.

Namun demikian, Amira menggarisbawahi bahwa Afias-6 bukan untuk mengklaim seseorang terkena Covid-19. Tapi untuk mengetahui adanya kuman yang ditandai dengan hasil positif bisa dipastikan atau diwaspadai terpapar virus Covid-19.

“Oleh karenanya masih diperlukan PCR untuk memastikannya. Mesin Afias-6 ini bisa mendeteksi kadar antibody sejak 2 hingga 3 hari terpapar Covid, sehingga baik sekali sebagai screening dan preventif untuk pemulihan dan pencegahan,” terangnya.

Mesin Afias-6 bukan hanya mendeteksi reaktif atau non reaktif seperti rapid test pack, tapi mengukur kadar (titer) antibodi covid19 IgM dan IgG di dalam darah, seperti layaknya test untuk typus, ataupun demam berdarah, sehingga dari kadar level antibodi bisa dilakukan tindakan screening dan preventif untuk penyembuhan dan mencegah penularan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya