Berita

Sejumlah warga Korea Selatan patuh menggunakan masker saat menyebrang jalan/Net

Dunia

Kasus Covid-19 Semakin Menurun, Korsel Longgarkan Aturan Jarak Sosial

MINGGU, 11 OKTOBER 2020 | 19:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan bersiap untuk melonggarkan aturan jarak sosial atau mulai besok (Senin, 12/10). Langkah ini diambil setelah kasus infeksi Covid-19 mengalami tren penurunan sejak beberapa waktu terakhir.

Selama dua minggu terakhir diketahui bahwa infeksi Covid-19 harian di negeri ginseng sebagian besar berada di dua digit.

Dengan dilonggarkannya aturan jarak sosial ini, maka fasilitas hiburan malam seperti klub malam, bar dan karaoke dan sarana dan pertandingan olahraga diizinkan untuk kembali dibuka, selama mereka mampu menerapkan protokol kesehatan dengan baik.


Namun khusus daerah Seoul dan sejumlah tempat berisiko tinggi seperti tempat ibadah dan pusat bisnis, beberapa peraturan ketat masih akan diterapkan.

"Kami akan menurunkan tingkat jarak sosial secara nasional tetapi mempertahankan kontrol pada faktor-faktor risiko seperti industri penjualan dari pintu ke pintu," kata Perdana Menteri Chung Sye-kyun dalam sebuah pertemuan akhir pekan ini (Minggu, 11/10).

"Banyak warga merasa kelelahan karena jarak yang berkepanjangan, dan kami juga mempertimbangkan dampak negatifnya terhadap ekonomi," sambungnya, seperti dikabarkan Channel News Asia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya