Berita

dr. Reisa Broto Asmoro dalam Farah ZoomTalk pada Jumat, 9 Oktober 2020/RMOL

Kesehatan

Hanya Digunakan Untuk Skrining, Rapid Test Bukan Berarti Tidak Akurat

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 14:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sampai saat ini, pengujian untuk Covid-19 dilakukan dengan dua macam tes, yaitu Rapid Test dan Polymerase Chain Reaction (PCR) Swab Test.

Rapid Test sendiri menggunakan sampel yang dapat diambil dari darah di ujung jari, darah dari pembuluh vena, maupun sampel dari swab.

"Yang diperiksa apa? Antibodi, daya tahan tubuh kita," kata dr. Reisa Broto Asmoro dalam Farah ZoomTalk bertajuk "Jangan Pernah Menyerah! Strategi Hadapi Pandemi Covid-19. Cerdas YES, Cemas NO!" yang berlangsung pada Jumat (9/10).


Dalam hal ini, dr. Reisa mengatakan, Rapid Test hanya dapat digunakan untuk proses skrining. Mengingat antibodi adalah imunitas adaptif.

"Ada yang namanya periode infeksi, self-limiting disease. Pada Covid-19 periode infeksinya 14-21 hari," sambung dr. Reisa.

Dengan begitu, dr. Reisa menyebut, jika Rapid Test dilakukan diawal-awal infeksi kerap kali tidak muncul. Namun jika hasilnya reaktif, maka setelah Rapid Test harus diiringi dengan isolasi mandiri.

"Harus nunggu dulu seminggu isolasi mandiri, dites lagi sampai harus non-reaktif," ujarnya.

Ia juga menekankan, meski hanya digunakan untuk skrining, Rapid Test bukan berarti tidak akurat.

"Bukan berarti Rapid Test itu ga akurat. Bahkan ada yang akurasinya sampai 80 persen," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya