Berita

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19/Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Monardo/Net

Kesehatan

44,5 Juta Orang Yakin Kebal Covid-19, Apa Pesan Doni Monardo?

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 08:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keyakinan keliru atas wabah virus corona sangat berbahaya. Sebab, bukan tidak mungkin pemahaman itu akan membuat sebaran pandemi semakin meluas.

Berdasarkan survei yang dirilih Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan September 2020 lalu, tercatat bahwa 17 persen orang Indonesia yakin tidak akan terpapar Covid-19. Mereka merasa kebal dan tidak akan bisa terjangkit virus mematikan tersebut.

Angka tersebut setara dengan 44,5 juta orang dari total jumlah penduduk Indonesia saat ini 270 juta orang.


Keyakinan ini tentu keliru dan membahayakan. Terlebih jika melihat statistik bahwa 85 persen penderita Covid-19 masuk dalam kelompok orang tanpa gejala (OTG).

Kombinasi keduanya sungguh akan menjadikan OTG sebagai “pembunuh dalam diam” bila mereka menularkan pada orang-orang yang punya penyakit bawaan (komorbid).

Komorbid seperti hipertensi, diabetes, dan jantung memiliki risiko fatal bila terjangkit Covid-19. Jadi, tidak ada pilihan bagi kita untuk menghentikan penularannya dengan cara mengubah perilaku sesuai protokol.

Atas ulasan tersebut, Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menggelar talkshow spesial berjudul “Media Bertanya, Doni Monardo Menjawab”.

Talkshow yang mengangkat tema “44,5 Juta Orang Yakin Kebal Covid-19, Apa yang Harus Kita Lakukan?” ini akan mendatangkan langsung Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19/Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Monardo sebagai narasumber.

Acara digelar pada Jumat (9/10) dan disiarkan live di akun media sosial Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada pukul 19.00. Acara ini aan dipandu Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Hery Trianto.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya