Berita

Bagian atap Katedral Ghazanchetsots di kota Susha yang hancur akibat serangan dari Azerbaijan/Armenpress

Dunia

Nagorno-Karabakh Semakin Membara, Serangan Terbaru Azerbaijan Sasar Katedral Bersejarah

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 22:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Konflik di enklave atau wilayah kantung Nagorno-Karabakh, atau yang dikenal juga dengan nama Artsakh, masih jauh dari kata usai.

Di mata Armenia, hal itu terjadi lantaran provokasi dan serangan dari pihak Azerbaijan yang terus menerus dilancarkan di wilayah Armenia tersebut.

Bukan tanpa alasan, pasalnya, Azerbaijan tidak juga menghentikan serangan dan provokasi. Serangan terbaru yang dilancarkan oleh Azerbaijan bahkan menghantam tempat ibadah.


Dilaporkan oleh Armen Press pada Kamis (8/10), pasukan Azerbaijan telah membombardir Katedral Juruselamat Suci, atau yang juga dikenal sebagai Ghazanchetsots.

Katedral ini merupakan simbol dari kota Susha (atau disebut juga Sushi) di wilayah Artsakh. Bagi warga setempat, katedral tersebut adalah bagian dari sejarah mereka.

Katedral setinggi 35 meter itu dibangun sekitar tahun 1868-1887 dan merupakan tempat kedudukan Keuskupan Artsakh dari Gereja Apostolik Armenia.

Otoritas Artsakh merilis gambar kerusakan berat dari katedral tersebut. Di antaranya adalah atapnya yang rusak atau ambruk sebagian, serta puing-puing bangunan yang berjatuhan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya