Berita

Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam/Net

Politik

Perubahan Kebijakan Pemerintah Yang Tak Jelas Arahnya Bikin Rakyat Apatis

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 09:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rakyat Indonesia dinilai telah apatis atau acuh tak acuh atas kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam menangani pandemi Covid-19.

"Saya kira sulit untuk tidak mengatakan mencla-mencle ya, karena arah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) tersebut muncul setelah sekian lama pemerintah menjalankan kebijakan PSBB," ujar Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (7/10).

Menurut Saiful, terdapat kesalahan arah kebijakan penanganan Covid-19 yang diambil pemerintah yang selalu berubah-ubah.


"Butuh rasionalisasi yang mendalam bagi masyarakat agar percaya bahwa kebijakan yang diambilnya akan mampu memberikan manfaat guna menekan angka penyebaran Covid-19," jelas Saiful.

"Masyarakat menurut saya sudah apatis dengan perubahan kebijakan yang tidak jelas arahnya, apalagi kita tahu PSBM itu justru bertentangan dengan pelaksanaan Pilkada yang masih tetap dilaksanakan Desember mendatang," tambahnya.

Masyarakat Indonesia, lanjut Saiful, akan percaya kepada pemerintah jika Pilkada ditunda hingga kasus Covid-19 menunjukkan angka penurunan yang signifikan.

"Kalau penyebaran corona masih tinggi, lalu muncul konsep dan anjuran-anjuran baru dari pemerintah, maka tentu rakyat sulit untuk percaya terhadap konsep yang belum tentu dapat mengatasi kegelisahan rakyat atas penyebaran corona yang masih tinggi tersebut," pungkas Saiful.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya