Berita

Wagub DKi Jakarta, Ahmad Riza Patria meninjau pembuata saluran dan turap di Jalan Pasar Baru Timur RT05 RW 03, Sawah Besar, Jakarta Pusat/Ist

Nusantara

Cegah Banjir, Ariza: Pemprov DKI Lakukan Upaya Luar Biasa

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 | 18:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta gencar membuat saluran dan turap untuk mengendalikan banjir yang kerap melanda Ibukota, seperti yang dikerjakan di Jalan Pasar Baru Timur RT05/03, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria didampingi Walikota Jakarta Pusat, Bayu Megantara meninjau langsung lokasi tersebut
untuk memastikan proses pengerjaan.

"Dengan adanya pengerjaan ini, mudah-mudahan ke depan sudah tidak ada genangan lagi. Prinsipnya kami sesuai dengan arahan gubernur dan seluruh jajaran harus melakukan berbagai upaya konkret dalam rangka pencegahan dan penanggulangan banjir," ujarnya, Minggu (4/10).

"Dengan adanya pengerjaan ini, mudah-mudahan ke depan sudah tidak ada genangan lagi. Prinsipnya kami sesuai dengan arahan gubernur dan seluruh jajaran harus melakukan berbagai upaya konkret dalam rangka pencegahan dan penanggulangan banjir," ujarnya, Minggu (4/10).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Ariza itu juga menjelaskan upaya pengendalian banjir telah tertuang dalam Instruksi Gubernur 52/ 2020 terkait Percepatan Peningkatan Sistem Pengendalian Banjir di Era Perubahan Iklim.

Oleh karena itu, Pemprov DKI terus melakukan berbagai upaya sistematis dalam rangka pencegahan banjir dan tentu upaya ini perlu mendapat dukungan dari masyarakat.

"Kita juga mengimbau bahwa masyarakat dan pemerintah untuk terus berkoordinasi dan bersinergi dalam menyampaikan masalahnya, keluhannya, harapannya terkait hal ini karena mungkin juga masyarakat punya solusi terbaik dalam rangka pencegahan dan pengendalian banjir," jelas Ariza.

Di samping itu, Pemprov DKI telah merencanakan pembangunan sekitar 300 ribu unit sumur resapan yang tersebar di seluruh wilayah untuk mengurangi dampak genangan. Hal ini dinilai penting untuk mengurangi banjir ke depan.

"Jadi sampai dengan tahun 2022 akan ada upaya yang luar biasa terkait pencegahan pengendalian penanggulangan banjir. Selain itu, kita tidak hanya melakukan pengerukan di 13 sungai dan seluruh waduk, tapi juga memindahkan air dan membuat polder pompa," tutup politisi Gerindra ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya